Tindak Pidana Illegal Fishing dan Dampaknya terhadap Ekonomi

Laut Terjarah, Ekonomi Terancam: Membongkar Kerugian Illegal Fishing

Illegal Fishing, atau penangkapan ikan secara ilegal, adalah tindak pidana serius yang merampas kekayaan laut suatu negara. Lebih dari sekadar pelanggaran hukum, praktik ini adalah ‘silent killer’ yang menggerogoti sendi-sendi ekonomi, terutama bagi negara maritim seperti Indonesia.

Dampak Ekonomi yang Menganga:

  1. Kerugian Finansial Negara: Potensi penerimaan negara dari sektor perikanan – baik dari pajak, retribusi, maupun hasil ekspor – lenyap begitu saja. Kapal-kapal ilegal tidak membayar izin, tidak tunduk pada regulasi, dan hasil tangkapannya sering diselundupkan, menyebabkan triliunan rupiah melayang.
  2. Menghancurkan Mata Pencarian Nelayan Lokal: Sumber daya ikan menipis drastis akibat eksploitasi berlebihan oleh kapal asing maupun domestik ilegal. Nelayan tradisional dan legal kesulitan bersaing, harga jual ikan anjlok, dan mereka terancam kehilangan pekerjaan serta pendapatan.
  3. Merusak Ekosistem Industri Perikanan: Investor enggan menanam modal di sektor yang tidak stabil dan rentan pencurian. Fasilitas pengolahan ikan terancam kekurangan bahan baku, dan reputasi produk perikanan nasional di pasar internasional bisa tercoreng, menghambat ekspor.
  4. Degradasi Lingkungan Jangka Panjang: Penggunaan alat tangkap merusak oleh pelaku illegal fishing (misalnya pukat harimau atau bom ikan) menghancurkan terumbu karang dan habitat ikan. Kerusakan ekologis ini berdampak pada penipisan stok ikan yang lebih parah di masa depan, berarti potensi ekonomi generasi mendatang juga ikut terancam.
  5. Ancaman Kedaulatan Pangan: Dengan menipisnya stok ikan, ketersediaan protein hewani dari laut berkurang, berpotensi mengancam ketahanan pangan nasional dan meningkatkan ketergantungan pada impor.

Singkatnya, illegal fishing bukan hanya kejahatan lingkungan, melainkan juga kejahatan ekonomi yang serius. Melawan praktik ini berarti menjaga kedaulatan sumber daya alam, melindungi kesejahteraan masyarakat pesisir, dan mengamankan fondasi ekonomi bangsa untuk generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *