Penipuan perekrutan TKI

Jangan Tergiur Janji Manis: Waspada Jerat Penipuan Rekrutmen TKI!

Impian meraih rezeki di negeri orang kerap berujung nestapa bagi banyak calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Modus penipuan perekrutan TKI kian merajalela, menjerat korban dengan janji palsu dan biaya selangit.

Para oknum tak bertanggung jawab beraksi dengan janji manis: gaji fantastis, proses cepat, dan biaya murah. Mereka seringkali mengatasnamakan agen resmi atau bahkan pemerintah, padahal operasionalnya ilegal. Calon TKI yang minim informasi dan terdesak ekonomi menjadi sasaran empuk. Mereka diminta membayar puluhan juta rupiah sebagai "biaya proses" yang tak jelas juntrungannya.

Namun, janji itu hanyalah topeng. Korban berakhir terjerat utang, pekerjaan tak kunjung ada atau tidak sesuai, bahkan terlantar tanpa perlindungan di negara asing. Banyak yang akhirnya dideportasi atau hidup menderita, kehilangan harta dan harapan.

Lantas, bagaimana menghindarinya? Kuncinya adalah verifikasi dan kewaspadaan. Selalu pastikan legalitas perusahaan penyalur (P3MI) melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Jangan pernah tergiur janji yang terlalu muluk atau permintaan uang muka besar tanpa kejelasan kontrak kerja.

Pendidikan dan kewaspadaan adalah tameng utama. Jangan biarkan mimpi meraih rezeki di negeri orang berubah menjadi jeratan utang dan penderitaan. Pastikan jalur resmi, hindari penyesalan abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *