Jaket Hijau, Nasib Terombang-Ambing
Ojek online telah menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan, menghubungkan jutaan orang dengan tujuan mereka. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, para pengemudi berjaket hijau ini seringkali harus menghadapi kenyataan pahit: menjadi korban.
Mereka tak jarang menjadi sasaran penipuan. Mulai dari order fiktif yang merugikan waktu dan bensin, pembatalan sepihak setelah barang dijemput, hingga tuduhan palsu yang bisa berujung pada suspensi akun. Para driver harus menanggung kerugian materiil dan moril akibat ulah oknum tak bertanggung jawab.
Selain itu, sistem yang ada terkadang terasa memihak satu sisi. Kebijakan komisi yang memberatkan, standar performa yang tinggi, serta proses penyelesaian keluhan yang panjang seringkali membuat posisi driver rentan. Di jalanan, bahaya pun mengintai: risiko kecelakaan, kejahatan seperti perampokan, hingga ancaman dari oknum yang tidak suka dengan keberadaan mereka. Semua menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi setiap hari.
Ironisnya, mereka yang berjasa memudahkan hidup banyak orang justru kerap terpinggirkan dan kurang terlindungi. Sudah saatnya kita lebih peduli dan sistem memberikan perlindungan yang lebih adil bagi para pahlawan jalanan ini, agar jaket hijau mereka tidak lagi identik dengan nasib yang terombang-ambing.