Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

SOS Children’s Villages Indonesia Gelar Bike to Care 2022

Foto: SOS Children’s Villages Indonesia

Pertama kali diselenggarakan secara offline, Bike To Care hadir dengan tagline #BaliLoop 500KM, yang bertujuan untuk mendukung keluarga rentan di Indonesia khususnya anak-anak yang kehilangan orang tua akibat pandemi melalui yayasan SOS Children’s Villages Indonesia.

BALI, KABARE.ID - SOS Children’s Villages, lembaga non pemerintah yang fokus memberikan pengasuhan alternatif berbasis keluarga, siap menggelar perhelatan Bike To Care 2022 #BaliLoop 500KM secara hybrid, yaitu virtual dan offline. Untuk perhelatan offline akan mengusung konsep Ultra-Distance Cycling 500 kilometer dan bertempat di pulau dewata, Bali.

Bike To Care 2022 #BaliLoop 500 KM melibatkan 50 pesepeda offline, 250 pesepeda virtual, ribuan donatur, hingga para mitra korporasi dan media yang berkomitmen untuk mendukung anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua.

Menggandeng puluhan komunitas sepeda dari seluruh nusantara, acara sepeda amal ini mengambil jarak sejauh 500 KM dimana para pesepeda tak hanya mengayuh mengelilingi Bali tetapi juga berbagi kebaikan dengan melakukan penggalangan dana melalui halaman donasi atas nama masing-masing pesepeda. Bike To Care juga menjadi ajang sepeda pertama yang mengambil rute 500KM mengelilingi Bali.

Seluruh hasil penggalangan dana diperuntukkan bagi anak-anak yang telah/terancam kehilangan pengasuhan orang tua demi mencegah anak kehilangan pengasuhan keluarga dan pemenuhan kebutuhan hidup mereka. 

Mengusung tema #BersamaUntukAnak, SOS Children’s Villages mengajak masyarakat Indonesia mengambil bagian dalam kerja SOS Children’s Villages Indonesia dan berkontribusi langsung bagi 7.200 anak yang berada di Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Bogor, Lembang, Semarang, Yogyakarta, Bali, Flores dan Palu.

“Dengan tujuan yang selalu sama, yaitu membantu anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua, kami harap semakin banyak masyarakat yang turut serta mendukung program dari SOS Children’s Villages Indonesia,” ujar Lusiana Udjaja, Public Relations, Communications and Digital Fundraising Manager SOS Children’s Villages Indonesia dalam siaran pers yang diterima Kabare, Selasa (15/3/2022).

“Tidak hanya itu, kami berharap melalui kegiatan ini juga dapat membangkitkan perekonomian dan sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Ini adalah kali pertama acara sepeda jarak jauh sambil beramal yang mengelilingi seluruh pulau dewata sejauh 500 kilometer,” tambah Lusiana.

Perhelatan offline akan digelar pada 19 – 20 Maret 2022 dari Hotel SOL Benoa Bali di Benoa. Pada tanggal 19 Maret peserta akan melintasi 300 kilometer dari Jimbaran, Tabanan, Negara, Pulaki, dan berhenti di Lovina.

Peserta menginap satu malam untuk beristirahat sebelum melanjutkan esok harinya. Pada tanggal 20 Maret 2022 peserta akan berangkat dari Lovina menuju Tejakula, Karang Asem, Klungkung, Sanur dan akan finish di titik yang sama dengan titik start, yaitu Hotel SOL Benoa Bali.

Selain itu, pada hari pertama di 19 Maret 2022, peserta akan melipir ke SOS Children’s Village Bali yang terletak di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan untuk makan siang dan disambut oleh anak-anak secara langsung.

Untuk kategori offline terbagi dalam 2 kategori, yaitu 500KM (Individu) dan 300-200KM (Duo Relay). Pendaftaran dapat dilakukan melalui website resmi www.biketocare.com.

Kegiatan Bike to Care 2022 juga menerapkan prosedur CHSE untuk memastikan setiap titik melakukan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta dan panitia akan dicek sertifikat vaksin dan akan melakukan test swab antigen sebelum acara dimulai.

Untuk mengajak lebih banyak lagi pesepeda yang berpartisipasi dari seluruh Indonesia #BersamaUntukAnak, Bike To Care 2022 juga diselenggarakan secara virtual bekerjasama dengan platform 99 Virtual Race.

Untuk kategori virtual peserta terbagi dalam dua kategori yaitu Individu 150 KM, 250 KM dan 500 KM, serta team relay.  Pendaftaran sudah dibuka mulai dari 17 Januari 2022 hingga 6 Maret 2022. 

Periode virtual sudah dimulai di tanggal 20 Februari 2022 lalu dan ratusan pesepeda virtual tersebut menyicil kilometer setiap harinya sebagai bentuk perjuangan. Total kilometer yang sudah terkumpul hingga 14 Maret 2022 adalah lebih dari 75.000 kilometer.

Para pesepeda dapat menyelesaikan kilometernya dengan menyicil atau multiple ride. Periode virtual akan ditutup tanggal 20 Maret 2022, bersamaan dengan offline di Bali.

Untuk implementasi program pengasuhan alternatif berbasis keluarga dibutuhkan dana minimal sebesar 500 Juta Rupiah, dengan rincian setiap anak membutuhan setidaknya Rp 6 Juta Rupiah untuk memenuhi seluruh kebutuhan dasar mereka selama setahun.

Para peserta offline dan virtual bergandengan tangan untuk bersama-sama dapat mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak kehilangan pengasuhan orang tua melalui halaman penggalangan dana masing-masing. Hingga tanggal 14 Maret 2022, donasi yang terkumpul ada di sekitar 272 Juta Rupiah.  (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post