Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Satgas Covid Sebut Mudik Berpotensi Ciptakan Covid RI Serupa India

ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A

Satgas Penanganan Covid-19 menyinggung potensi kasus covid di Indonesia dapat menyerupai India apabila masyarakat tetap memaksakan mudik ke kampung halaman.

JAKARTA - KABARE.ID: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyinggung potensi kasus covid di Indonesia menyerupai India apabila masyarakat tetap memaksakan mudik ke kampung halaman dan melakukan silaturahmi secara fisik.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengingatkan warga bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia belum sepenuhnya terkendali. Sehingga, mobilitas warga dalam jumlah massal sangat berpotensi melahirkan transmisi covid-19 secara luas.

"Apabila kita tidak sama-sama menjaga agar penularan tidak semakin meluas, seperti tetap mudik dan mengunjungi orang tua dan saudara di kampung halaman. Maka bukan tidak mungkin kasus covid-19 akan kembali meningkat, bahkan sama parahnya dengan di India," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (11/5).

Wiku mewanti-wanti jangan sampai kondisi covid-19 di India terjadi di Indonesia. Wiku menyebut, India merupakan negara yang sempat mencetak positivity rate atau rasio kasus positif hanya 3 persen.

Namun, sambungnya, tak butuh waktu dua bulan, negara dengan 1,36 miliar penduduk itu mengerek angka positivity rate menjadi 22 persen.

India, kata Wiku, saat ini juga tengah dalam keadaan krisis covid-19. Rumah sakit sudah kewalahan, tenaga kesehatan ikut tumbang, serta alat kesehatan yang tak cukup digunakan untuk merawat tambahan ratusan ribu pasien covid-19 setiap harinya.

Merespons kondisi itu, pemerintah Indonesia pun ikut mengirim 1.400 unit tabung oksigen ke India. Pengiriman tahap pertama dari 3.400 tabung itu merupakan bantuan untuk menangani lonjakan penularan covid-19.

"Jangan sampai kita berada di kondisi seperti itu. Maka jangan lakukan silaturahmi fisik," pungkasnya. (khr/ain)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post