Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Reuni Berbeda STSI/ISI Surakarta

Foto: Dokumentasi Alumni ISI Surakarta

Para alumni STSI/ISI Surakarta mengadakan reuni dengan menggelar pameran bersama dengan tajuk "Ekspresi Merdeka" di Taman Budaya Jawa Tengah, hingga 5 Desember mendatang.

JAKARTA, KABARE.ID - Para alumni STSI/ISI Surakarta mengadakan reuni dengan menggelar pameran bersama dengan tajuk "Ekspresi Merdeka" di Taman Budaya Jawa Tengah, hingga 5 Desember mendatang.

Pameran ini diikuti oleh 45 perupa alumni dari angkatan pertama STSI/ISI dan menampilkan karya-karya dua dimensi dan tiga dimensi.

Ketua pameran, Agussis menagatakan bahwa pameran ini untuk menyambung silaturahim dan eksistensi para perupa.

Sementara itu, Gigih Wiyono salah satu seniman yang ikut serta dalam pameran ini mengemukakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk ekspresi merdeka sebagai penanda atas eksistensi bersama alumni antar angkatan.

“Dalam berekspresi merdeka ini sejalan dengan kata bijak Albert Einstein yang berbunyi: Nalar hanya akan membawa Anda dari A menjadi B, tetapi imajinasi membawa Anda tak terbatas," kata Gigih, dalam pesan singkat yang diterima Kabare, Rabu (1/12/2021). 

Terpisah, Rektor ISI Surakarta Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar MHum dalam sambutannya menyampaikan tema pameran dan pertunjukan kali ini adalah Ekspresi Merdeka.

Hal itu mengandung arti para seniman ini memiliki kebebasan dalam mewujudkan ide gagasannya ke dalam sebuah karya seni. Ungkapan ini juga merupakan metafora yang merepresentasikan spirit para alumni dalam menekuni keahlian penciptaan kekaryaannya.

Sebuah sikap heroik yang menunjukan kesadaran diri para generasi bangsa bahwa mereka kelak menjadi tumpuan pelestarian dan pengembangan seni sebagai warisan para leluhur.

Dikemukakan, jurusan seni rupa STSI Surakarta didirikan sejak tahun 1988, telah berubah menjadi Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Surakarta 20 Juli 2006.

Melalui proses panjang ruang dan waktu telah melahirkan perupa-perupa profesional yang eksistensinya diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Mereka telah eksis sejak memasuki kawah candradimuka STSI/ISI. Melalui proses pendidikan teori maupun praktek. Namun pada akhirnya pengembangan diri diluar kampuslah yang menjadikannya matang dan diakui.

Salah satu perupa Iwhan Gimbal yang juga alumni STSI angkatan ke dua ini juga memamerkan karyanya. Perupa ini yang kesehariannya tidak jauh dari desain media memamerkan karya yang bernuansa media cetak. Konsep perupa ini tidak harus berkarya dengan media tertentu, jadi yang ada di sekitar ia gunakan. Tentu dengan pertimbangan-pertimbangan keilmuanya.

Jejak tempaan itu bisa dilihat dari hasil karya yang tersaji dalam pameran ini. Pemaknaan tema ini juga menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk para cendikiawan, organisasi, dan insan pelestari serta pemerhati seni, yang telah mendedikasikan diri sehingga eksistensi seni tersebut dapat terwariskan dari generasi ke generasi. (*)

Baskoro Dien

  1. Avatar
    Debora Rini Dwi Hastuti Wednesday, 01 December 2021

    Mas Ihwan Gimbal.... Panjenengan salah satu alumni STSI-ISI Surakarta yang hebat... Maju Terus. GUSTI MBERKAHI nggih

KOMENTAR

Popular Post