Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Ratusan Prajurit TNI/Polri di Wondama Jalani Vaksinasi Covid-19

Foto: Kabartimur.com

Ratusan personil Polres Teluk Wondama bersama prajurit TNI mulai Rabu, 3 Maret menjalani vaksinasi virus corona atau Covid-19.

WASIOR – Ratusan personil Polres Teluk Wondama bersama prajurit TNI mulai Rabu, 3 Maret menjalani vaksinasi virus corona atau Covid-19.

Ikut divaksin para pegawai instansi pelayanan publik seperti bank, PLN, Kantor Pos, BPJS serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dikutip dari Kabartimur.com, vaksinasi massal putaran pertama bagi personil TNI/Polri serta pegawai instansi pelayanan publik dipusatkan di kantor RSUD Teluk Wondama di Manggurai.

Kapolres Teluk Wondama AKBP Yohanes Agustiandaru bersama Kasdim Persiapan Teluk Wondama Kapten Inf Al Kahfi hadir menyaksikan proses vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan serentak secara virtual oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Kapolres dan Kasdim sendiri sudah menjalani vaksinasi Covid-19 yakni pada pelaksanaan tahap pertama bersama dengan tenaga kesehatan pada Februari lalu.

Kepala Bagian Operasional Polres Teluk Wondama AKP Kristian Masale mengaku dirinya merasa lebih aman dan terlindungi dalam menjalankan tugas terutama ketika berhadapan dengan masyarakat usai divaksin.

Kristian juga mengaku tak merasakan efek apa-apa setelah disuntik vaksin Sinovac. Karena itu ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir melakukan vaksinasi. Justru, kata dia, vaksinasi penting untuk melindungi diri, keluarga dan masyarakat banyak dari penularan virus corona.

“(Rasanya) Biasa aja. Obatnya masuk di tubuh tidak rasa pedis, biasa saja. Saya rasakan lebih aman lagi kita sebagai pelayan masyarakat bersinggungan dengan masyarakat,”ungkap Kristian.

“Kami imbau masyarakat supaya jangan takut bahwa ini tidak ada efek samping dan ini untuk kekebalan tubuh kita supaya kita terhindar dari Covid-19,”lanjut perwira muda yang pernah bertugas di Kabupaten Fakfak dan Manokwari.

Hal serupa juga dirasakan Jefri Karubui, petugas PLN Wasior. Jefri menyatakan dia ingin divaksin demi melindungi dirinya juga keluarganya dari bahaya Covid-19.

“Kitorang kan orang lapangan jadi kita tidak tahu saat bersalaman dengan orang ternyata dia sudah kena (Covid-19) dan kita pulang di rumah kasih tular anak istri lagi. Tapi kalau sudah divaksin begini kan rasanya lebih tenang karena sudah lebih kebal, “ ucap Jefri.

Menurut Wakapolres Teluk Wondama Kompol Lang Gia, sebanyak 266 personil Polres Wondama telah didata untuk mengikuti vaksinasi. Dia menegaskan vaksinasi bersifat wajib bagi seluruh personil Polres tanpa kecuali.

“Kalau anggota yang menolak tanpa alasan yang jelas dia akan diproses, disidang disiplin. Jadi wajib. Kepada anggota kami sudah jelaskan bahwa ini aman. Sesuai dengan motonya bahwa ini aman dan halal. Jadi tidak boleh takut sebetulnya biasa saja, “ujar Lang Gia yang juga telah menjalani vaksinasi pada tahap pertama awal Februari lalu.

Kepada masyarakat Wondama, pihaknya juga mengimbau agar tidak percaya dengan informasi tidak bertanggung jawab terkait keamanan vaksin Covid-19.

“Ini program pemerintah untuk kesehatan masyarakat karena sesuai penelitian bahwa kalau sudah 2 kali itu kita sudah ada kekebalan terhadap virus itu, “ujar Lang Gia. (Nday)
 

Sumber: Kabartimur.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post