Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

PT KAI Imbau Warga Tak Ngabuburit di Rel Kereta

Foto: Istimewa

Selain membahayakan, ngabuburit di rel kereta api merupakan pelanggaran terhadap pasal 199 UU 23/2007 berupa pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp15 juta.

BANDUNG - KABARE.ID: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung memperingatkan masyarakat agar tidak ngabuburit di sekitar rel kereta api. Hal itu menyusul banyaknya warga yang menggunakan sekitar rel untuk aktivitas menjelang buka puasa.

Menurut Pelaksana Harian Manager Humasda Daop 2 Bandung M Reza Fahlepi, jalur kereta merupakan jalur yang dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia. Dengan karakteristik jalur yang khusus seperti itu maka jalur kereta api tidak bisa dimanfaatkan secara sembarangan karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api.

"Kami menerima banyak laporan, banyak ngabuburit dilakukan di sejumlah lokasi yang bukan peruntukannya. Rel kereta api, stasiun terowongan dan jembatan KA menjadi beberapa titik yang difavoritkan untuk ngabuburit," katanya, pada Selasa (20/4/2021).

Menurut dia, ngabuburit di rel akan berbahaya bukan hanya bagi keselamatan perjalanan kereta api, namun juga bagi masyarakat yang melakukan kegiatan di lokasi terlarang tersebut.

“Sejumlah imbauan telah disampaikan dan papan larangan pun telah kami pasang di sejumlah titik ruang manfaat jalur kereta api namun masih banyak masyarakat yang masih berada di lokasi terlarang tersebut,” ujar Reza.

Selain membahayakan kegiatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap pasal 199 UU 23/2007 berupa pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp15 juta. 

Reza mengimbau agar masyarakat turut membantu menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan juga memberi pengertian atau teguran apabila ada masyarakat yang bermain atau melakukan kegiatan di jalur kereta api. (*)

 

Sumber: inews.id

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post