Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Kenegaraan PM Palestina

Foto: Humas Setkab/Oji

Presiden Jokowi menerima kunjungan PM Palestina Mohammad I.M. Shtayyeh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (24/10/2022).

JAKARTA, KABARE.ID - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad I.M. Shtayyeh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Senin (24/10/2022) pagi.

Upacara penyambutan resmi yang dilaksanakan di halaman Istana Kepresidenan Bogor ini diawali dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan kedua negara serta dengan pengenalan delegasi dari masing-masing negara.

Dari Indonesia, tampak hadir Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito.

Selanjutnya, Presiden Jokowi bersama PM Shtayyeh melakukan veranda talk serta melakukan penanaman pohon. Adapun pohon yang ditanam oleh kedua pemimpin negara adalah Pohon Meranti.

Dikutip dari rimbakita.com, Pohon Meranti menghasilkan kayu yang berkualitas sangat baik, keras dan ringan. Karena kekuatannya, kayu meranti juga dimanfaatkan untuk bantalan kereta api.

Indonesia Tegas Mendukung Palestina

Saat memberikan sambutan dalam pertemuan bilateral, Presiden Jokowi menegaskan Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ia berharap, kunjungan kali ini dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Palestina.

“Palestina adalah sahabat dekat Indonesia, Palestina adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Indonesia juga secara konsisten terus mendukung perjuangan bangsa Palestina, dan saya berharap kunjungan Yang Mulia dapat semakin memperkokoh hubungan yang sudah baik ini,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi turut menyampaikan komitmen Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan kapasitas. Presiden menyampaikan bahwa MoU Perjanjian Hibah bantuan baru Pemerintah Indonesia kepada Palestina telah ditandatangani beberapa hari yang lalu.

“Indonesia dalam proses penyaluran bantuan kepada Palestina melalui UNRWA dan ICRC. Bantuan ke Palestina bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat sipil. Saat ini MUI tengah memproses pembangunan rumah sakit Indonesia di kota Hebron, Palestina,” kata Presiden.

Selain bantuan kemanusiaan, lanjut Presiden, Indonesia juga memberikan bantuan pengembangan kapasitas untuk mempersiapkan negara Palestina yang merdeka. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 2.000 warga Palestina.

“Hari ini ditandatangani MoU pembangunan kapasitas untuk mendukung pendirian otoritas obat dan makanan independen di Palestina. Ke depan, pemberian bantuan pengembangan kapasitas akan terus kita lakukan antara lain untuk UMKM, e-commerce, dan penanganan bencana,” tambah Presiden.

Selanjutnya, terkait kerja sama ekonomi, Presiden mengungkapkan nilai kerja sama perdagangan antara kedua negara terus menunjukkan peningkatan. Pada Januari-Juli tahun 2022 terdapat kenaikan sebesar 21,28 persen dibanding tahun lalu.

“Indonesia telah memberikan fasilitas unilateral berupa pembebasan bea masuk untuk kurma dan zaitun dari Palestina ke Indonesia, dan akan diteruskan nanti untuk produk-produk yang lain dari Palestina. Ini merupakan bentuk lain dukungan Indonesia kepada Palestina, dan Indonesia berharap kerja sama ekonomi dapat terus ditingkatkan di masa-masa yang akan datang,” tandas Jokowi.

Sementara itu, PM Shtayyeh dalam keterangannya menyampaikan apresiasinya terhadap penandatanganan perjanjian kerja sama kedua negara sebagai bentuk dukungan nyata bagi Palestina dari Indonesia. Ia juga berharap Indonesia dapat mencapai kesuksesan dalam menyelenggarakan KTT G20 pada November mendatang.

“Kami mendoakan, semoga Indonesia sukses menyelenggarakan G20 tersebut dan kami berharap Indonesia bisa sampaikan pesan dukungan kepada Palestina di forum G20 tersebut,” ucap PM Shtayyeh.

Kunjungan resmi PM Palestina ke Indonesia kali ini merupakan kunjungan resmi pertamanya sebagai perdana menteri. (*)

baskoro dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post