Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Pjs Bupati Harap PSU Wondama Bermartabat

Foto: Istimewa/ reportasepapua.com

Pemerintah daerah Wondama siap melakukan pencermatan bersama KPU dan Bawaslu terkait DPT di 4 TPS yang akan melaksanakan PSU.

WONDAMA - KABARE.ID: Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 4 TPS wilayah distrik Wasior yakni, PTS, 04 Kampung Wasior II, TPS 05, 09 dan TPS 14 kampung Maniwak, pemerintah kabupaten Teluk Wondama menggelar rapat bersama KPU Wondama, Bawaslu Kabupaten Wondama dan pihak keamanan dalam hal ini Polres Wondama dan koramil Wasior di gedung sasana karya pemda Wondama, Selasa (6/4).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pejabat bupati sementara (Pjs) Wondama Eduard Nunaki.  

Rapat itu mengundang 4 pasangan calon (paslon)  bupati dan wakil bupati pilkada 2020 yakni, pasangan calon nomor urut 1 Elisa Auri-Ferri Auparai (A2), Paslon nomor urut 2, Bernadus Imburi-Zet B Marani (Beriman), Paslon nomor urut 3 Paulus Y Indubri- Kuro MR Matani (Idaman) dan Paslon nomor urut 4 Hendrik Syake Mambor- Andarias Kayukatui (Hemat). Namun yang hadir dalam rapat tersebut hanya 2 Paslon yakni Paslon A2 dan Paslon Hemat.

Nunaki berharap, seluruh penyelenggaraan PSU termasuk keamanan dapat memastikan PSU di Wondama berjalan dengan lancar aman sesuai dengan aturan yang berlaku. Pada prinsipnya pemerintah daerah siap memfasilitasi PSU agar berjalan aman.

“Saya harap rapat hari ini dapat memberikan kepastian siap laksanakan PSU besok lusa nanti dengan damai. Paslon yang bertarung siap kalah dan siap menang. Kami selaku pemerintah daerah tetap memfasilitasi jalanya PSU,”ujar Nunaki.

Menegaskan tentang hal-hal yang dapat memicu kericuhan di tengah masyarakat terutama di daerah yang akan berlangsung PSU, Nunaki menegaskan penyelenggara PSU untuk memperhatikan dengan baik DPT di masing-masing TPS yang akan dilaksanakan PSU Kamis mendatang ini.

“Saya ingin lihat kesiapannya seperti apa, tidak boleh ada DPT yang ada namanya tetapi tidak ada orangnya. Jangan sampai PSU ini cacat karena lalai dalam pencermatan,’’ucap Nunaki.

Nunaki menegaskan, pemerintah daerah siap melakukan pencermatan bersama KPU dan Bawaslu terkait DPT di 4 TPS yang akan PSU. Apabila terdapat nama yang dobel atau sudah meninggal harus dicoret.

“Saya sampaikan sekali lagi lihat pegang  baru saya percaya, pemerintah daerah siap melakukan pencermatan dengan KPU dan Bawaslu, sehingga kemudian kita tidak saling menyalahkan. Kita harap dapat menghasilkan suatu pemilu yang bermartabat  di Wondama, siapa yang meninggal, siapa yang pindah domisili, dicoret, dicermati dengan baik, kita bekerja hari ini juga diselesaikan,” tutur Nunaki.

“Distribusikan logistic sampai ke tangan yang berhak menyalurkan suaranya pada PSU Kamis, 8 April mendatang, kawal dengan baik pastikan nama dan alamat penerima sesuai data DPT,” tukas Nunaki.

Pada kesempatan rapat tersebut Devisi Hukum dan Pengawasan Julian Madiowi mengatakan logistik PSU sudah siap didistribusikan, termasuk dengan logistic Alat Pelindung (APD) korona.

“Secara keseluruhan, logistik yang diperlukan untuk besok, sudah lengkap semua, dari surat suara, bilik suara dan dokumen yang nanti digunakan untuk pemungutan surat suara,” ujar Madiowi.

Lanjut kata Madiowi, saat ini KPU sementara melakukan pencermatan terhadap data DPT dan distribusi logistik akan bergeser pada hari ini juga.

“Saat ini kami sudah melakukan pencermatan kembali, dari 4 TPS tentang, DPT, DPTb DAN DPPh. Sementara berlangsung. Logistik sampai APD sudah lengkap dan semua sudah masuk dalam kotak saura tinggal pendistribusian. Setelah pencermatan sore ini sudah bisa didistribusikan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih di TPS PSU,”kata Madiowi.

Di tempat yang sama Bawaslu Wondama siap mengawasi jalannya PSU, mulai dari pembentukan badan Adhoc Panwas distrik hingga pengawas TPS. Bawaslu juga mengaku telah menyurati pemerintah daerah secara berjenjang mulai dari bupati hingga ke kepala kampung tentang netralitas ASN.

“Kami sudah lakukan pembentukan badan ethok, dalam hal ini panwas distrik, Panwas TPS untuk membantu kami mengawasi. Kami sudah mengambil langkah telah menyurati pemerintah daerah dalam hal ini pjs bupati dalam menjaga netralitas ASN dan kami juga sudah menyurati kepala distrik Wasior dan khususnya kepala kampung Maniwak dan kepala kampung Wasior II. Kami Bawaslu sudah sangat siap mengawasi PSU,”ujar Epianus Rawar anggota Bawaslu devisi pengawasan dan hubungan antar lembaga.

Rapat tersebut diakhiri dengan penandatanganan deklarasi damai oleh Paslon nomor nomor urut, 1, 2, 3 dan 4. Pjs bupati Wondama, Kapolres Wondama, Dandramil Wasior, ketua DPRD Wondama, KPU dan Bawaslu. (SJ)
 

Sumber: reportasepapua.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post