Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Pemerintah Datangkan Dokter ke NTT dan NTB untuk Bantu Korban Bencana

Rumah rusak akibat banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, NTT. (Foto: ANTARA).

Pemerintah akan mendatangkan sejumlah dokter ke Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat untuk mendukung penanganan korban bencana akibat siklon tropis Seroja.

KABARE.ID:  Pemerintah akan mendatangkan sejumlah dokter ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mendukung penanganan korban bencana akibat siklon tropis Seroja di kedua wilayah provinsi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Lembata, NTT, Selasa (6/4/2021).

"Untuk fasilitas kesehatan, di hampir semua tempat tersedia fasilitas kesehatan meski tenaga dokter terbatas. Kementerian Kesehatan sudah berkoordinasi untuk mendatangkan dokter dari beberapa provinsi termasuk Sulawesi Selatan dan Jawa Timur," katanya.

Dia menjelaskan bahwa stok obat-obatan dan alat kesehatan di NTT dan NTB masih cukup untuk melayani korban bencana, kecuali alat kesehatan untuk menangani pasien patah tulang.

Pemerintah berupaya mendatangkan alat kesehatan untuk menangani pasien patah tulang dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar ke daerah terdampak bencana yang membutuhkan.

Selain itu, tim gabungan dari Kementerian Sosial, TNI, dan Polri sudah membangun dapur umum di daerah terdampak bencana dan BNPB menyiagakan empat helikopter untuk menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana.

Guna meminimalkan potensi terjadinya kerumunan di tempat pengungsian, BNPB mengupayakan pengungsi dapat menyewa tempat tinggal bagi keluarga mereka. 

BNPB akan memberikan bantuan dana untuk menyewa tempat tinggal kepada keluarga yang terdampak bencana berdasarkan usul yang diajukan oleh pemerintah daerah.

Bersama dengan Kementerian Kesehatan, BNPB juga mengirim alat tes diagnostik cepat untuk mendeteksi penularan COVID-19 ke daerah yang membutuhkan.

Doni mengatakan bahwa pemerintah akan membantu perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana. Jumlah rumah warga yang rusak akibat sapuan siklon tropis Seroja di NTT dan NTB mendekati 500 unit menurut data pemerintah.

Pemerintah mengalokasikan bantuan dana Rp50 juta untuk perbaikan setiap rumah yang rusak berat, Rp25 juta untuk perbaikan setiap rumah yang rusak sedang, dan Rp10 juta untuk perbaikan setiap rumah yang rusak ringan akibat bencana.

"Secara umum penanganan di lapangan cukup bagus. Kerja sama TNI, Polri, membantu pemda berjalan maksimal, termasuk relawan lokal. Dan mungkin hari ini atau besok datang relawan lagi dari sejumlah daerah," kata Doni.
 

Sumber: ANTARA

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post