Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Nasib Cinta Beda Agama di "Akhirat: A Love Story"

Foto: Istimewa/ Antara

Akhirat: A Love Story, menceritakan kisah cinta sepasang sejoli yang terbentur karena beda agama. Keduanya akhirnya bisa bersama di dunia “Limbo” setelah mengalami kecelakaan maut.

JAKARTA, KABARE.ID - Film romansa fantasi pertama di Indonesia "Akhirat: A Love Story" yang juga merupakan debut film panjang karya sutradara Jason Iskandar akhirnya tayang di bioskop mulai Kamis (2/12/2021).

"Akhirat: A Love Story" menceritakan sepasang kekasih beda agama yakni Timur (Adipati Dolken) dan Mentari (Della Dartyan). Meski hubungan mereka ditentang oleh orang tua masing-masing, Timur dan Mentari terus berusaha mempertahankan cinta mereka.

Awalnya, Timur dan Mentari menyembunyikan hubungan mereka agar tidak ketahui orang lain, termasuk keluarga dan teman-teman mereka. Suatu hari, mereka sepakat untuk memberanikan diri mengungkap hubungan mereka.

Namun, rencana mereka tak berjalan mulus. Orang tua Mentari tak merestui jika anaknya menjalin hubungan dengan Timur yang beragama Kristen. Menurut mereka, Mentari perlu sosok yang tepat yang dapat menjadi imam untuknya. Begitu juga dengan orang tua Timur. Ibu Timur tak setuju karena menurutnya, gaya hidup keluarga Mentari sangat berbeda dengan keluarga mereka.

Suatu malam, Timur dan Mentari duduk berdua sambil menikmati bintang dan lampu kota. Mereka sama-sama berkhayal tentang pesta pernikahan impian dan masa depan bersama. Pada malam yang sama, peristiwa tak terduga pun terjadi. Timur dan Mentari mengalami kecelakaan mobil yang membuat keduanya koma di rumah sakit. Rupanya, saat koma, Timur dan Mentari terlempar ke dunia limbo, sebuah wilayah alam bawah sadar antara kehidupan dan kematian.

Di dunia limbo, Timur dan Mentari diberikan kesempatan untuk dapat menikah dan hidup bahagia selamanya tanpa halangan apapun, namun dengan satu syarat. Apakah Timur dan Mentari akan mengambil kesempatan itu?

Film "Akhirat: A Love Story" merupakan film kerja sama antara BASE Entertainment dan Studio Antelope. Produser dari BASE Entertainment Shanty Harmayn mengatakan bahwa melalui film panjang perdananya, Jason Iskandar berusaha mengajak penonton untuk berpikir mengenai hubungan antar manusia.

"Diceritakan dengan cara yang menghibur melalui dua orang yang saling jatuh cinta namun harus terhalang oleh keinginan keluarga, dengan dibalut unsur fantasi dan musik yang membawa penonton masuk ke film," kata Shanty, dikutip dari Antara, Kamis (2/11/2021).

Sementara Jason Iskandar selaku sutradara mengatakan bahwa saat menggarap "Akhirat: A Love Story", dia sangat berusaha keras untuk menemukan tone yang tepat.

"Yang susah saat menggarap film ini adalah menemukan tone yang tepat. Melalui film ini, kita ingin membicarakan hal yang dalam namun dengan pembawaan yang ringan," ujar dia.

Saat menonton film, penonton akan dibawa untuk melihat imajinasi sang sutradara terhadap dunia limbo yang dihuni oleh makhluk-makhluk fantasi, yaitu jiwa-jiwa manusia yang telah meninggal dunia namun belum memutuskan untuk pergi ke akhirat karena alasan masing-masing.

Jika Anda sering menonton drama Korea, cerita Timur dan Della saat berada di dunia limbo tampaknya akan sangat familiar. Dunia limbo yang terdapat dalam film ini digambarkan sebuah hutan yang di dalamnya terdapat gerbang menuju akhirat.

Kemudian, interior dari rumah yang diisi jiwa-jiwa lain yang hidup di dunia limbo tampak seperti bangunan zaman dulu. Beberapa di antara makhluk tersebut juga memiliki gaya bertutur yang khas seperti orang-orang di film lawas.

Penggambaran dunia limbo rupanya menjadi bagian yang paling sulit bagi seluruh tim termasuk para pemain. Adipati Dolken mengatakan, dia dan tim perlu diskusi yang cukup panjang mengenai hal tersebut.

"Diskusinya cukup panjang, bagaimana kita menjadikan itu tetap masuk akal. Itu sih bagian yang paling sulit. Untung Jason punya cara untuk menjelaskan. Fantasi dia ternyata seluas itu," kata Adipati.

Selain Adipati Dolken dan Della Dartyan, film "Akhirat: A Love Story" juga dibintangi oleh Windy Apsari, Agnes Naomi, Tubagus Ali, Ravil Prasetya, dan Farhan Rasyid, yang masing-masing karakternyata memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. (*)

 

Sumber: Antara

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post