Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Menyelami Nuansa Tradisional di Desa Wisata Senaru

Foto: Indonesia.travel/ Kemenparekraf RI

Di Desa Wisata Senaru , wisatawan bisa merasakan keramahan penduduk, menyaksikan anak-anak bermain permainan tradisional dan beberapa wanita yang sedang menenun di pekarangan rumah. Uniknya lagi, penduduk lokal di Desa Wisata Senaru masih mengenakan pakaian dari tenun khas desa tersebut.

KABARE.ID - Buat kamu yang akan melancong ke Nusa Tenggara Barat sempatkanlah untuk menyapa desa yang ada di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara yaitu Desa Wisata Senaru. Hal menarik yang akan kamu temukan saat pertama kali memasuki gapura Desa Wisata Senaru adalah nuansanya yang masih tradisional.

Di sini, kamu bisa merasakan keramahan penduduk, menyaksikan anak-anak desa yang sedang bermain permainan tradisional dan beberapa wanita yang sedang menenun di pekarangan rumah mereka. Uniknya lagi, penduduk lokal di Desa Wisata Senaru masih mengenakan pakaian dari tenun khas desa tersebut.

Tak hanya itu, Desa Wisata Senaru juga menyuguhkan wisata alam dan seni-budaya yang pasti bikin kamu makin tidak sabar ingin segera berkunjung. Inilah 3 daya tarik Desa Wisata Senaru yang perlu kamu tahu.

1 | Sebagai Jalur Turun Pendakian dari Gunung Rinjani

Kamu yang gemar mendaki gunung, khususnya Gunung Rinjani, pasti sudah tidak asing lagi dengan Desa Wisata Senaru. Sebagai salah satu dari jalur turun pendakian Gunung Rinjani, Desa Wisata Senaru menawarkan pemandangan alam yang tidak biasa. Pemandangan indah Danau Segara Anak menjadi salah satu alasan mengapa para pendaki memilih jalur ini.

Desa Wisata Senaru juga terkenal dengan air terjunnya yang indah, seperti air terjun Sindanggile dan air terjun Tiu Kelep. Kedua air terjun ini memiliki air yang jernih dan sejuk karena berasal dari mata air Gunung Rinjani.

Menuju ke air terjun Sindanggile ini tidaklah sulit karena akses jalannya sudah bagus, cukup dengan berjalan kaki sekitar 15 menit menuruni anak tangga atau kamu bisa menyewa ojek yang tersedia di kawasan ini. Sedangkan untuk menuju air terjun Tiu Kelep, kamu tinggal melanjutkan kembali perjalanan sekitar 30-45 menit lagi dari air terjun Sindanggile.

2 | Kaya Seni dan Budaya

Desa Wisata Senaru tidak hanya memiliki wisata alam yang mampu membuat kamu berdecak kagum, tapi juga kaya akan seni dan budaya, salah satunya adalah Tari Bisoq Menik atau yang dikenal dengan tari mencuci beras.

Tari Bisoq Menik ini terinspirasi dari tradisi masyarakat yang melakukan kegiatan bisoq menik (mencuci beras) pada saat diadakan acara adat Bayan. Dalam ritual Bisoq Menik, para perempuan berjalan beriringan dengan pakaian khas Desa Senaru menuju sungai yang airnya hanya digunakan untuk keperluan ritual adat.

Selain Tari Bisoq Menik, ada juga Cupak Gerantang, yaitu tarian yang mendeskripsikan sifat-sifat manusia yang dilambangkan dengan dua penari. Karakter Cupak mencerminkan semua sifat buruk yang ada di dalam diri seorang manusia sehingga karakternya digambarkan dengan memakai topeng yang berwajah buruk rupa. Sedangkan karakter Gerantang mencerminkan sebagai manusia yang mempunyai sifat-sifat baik dalam dirinya. Tarian ini mengajarkan bahwa sifat baik selalu menang di dalam diri manusia.  

3 | Rumah Adat Tertua di Lombok

Daya tarik Desa Wisata Senaru selanjutnya adalah keberadaan kampung tradisional Senaru. Di kampung ini, kamu bisa menemukan beberapa bangunan atau rumah adat khas Lombok. Bentuk rumah-rumah di kampung tradisional ini umumnya seragam yaitu terdiri dari empat tiang atau enam tiang, fondasinya terbuat dari batu atau tanah liat, sedangkan bagian tiang, pintu, hingga dindingnya terbuat dari bambu dan beratap alang-alang.

Rumah khas Lombok memiliki ciri tersendiri yaitu adanya beruzaq atau gazebo yang berfungsi sebagai tempat untuk menerima tamu. Kamu juga dapat menjumpai bangunan masjid kuno di Desa Wisata Senaru yang masih dipertahankan hingga saat ini dan menarik minat wisatawan baik lokal maupun asing. Masjid Kuno Bayan sudah ada sejak abad ke-16 dan menjadi masjid pertama di Lombok. Masjid kuno ini masih digunakan masyarakat setempat untuk salat Idul Fitri dan Idul Adha.

Jika kamu ingin merasakan kehidupan sehari-hari penduduk Desa Wisata Senaru, kamu bisa menginap di beberapa penginapan yang terdapat di desa ini.

Saat berkunjung beberapa waktu lalu Mas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menaruh perhatian khusus terhadap fasilitas homestay yang ada di Desa Wisata Senaru agar menjadi nilai tambah lagi buat wisatawan. Ia juga memberikan kelengkapan homestay berupa enam set tempat tidur, linen, dan fasilitas lainnya.

Jadi tunggu apalagi? Yuk, agendakan perjalananmu untuk menyapa Desa Senaru. Pastikan kamu sudah vaksin Covid-19 dan tetap patuhi protokol kesehatan agar aktivitas berwisata nanti tetap aman dan nyaman. (*)

 

Sumber: Indonesia.travel

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post