Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Membirukan Langit dengan Jalan Sore dan Bersepeda

Foto acara Journey to Zero

Journey to Zero bersama Agoge Cafe mengajak masyarakt untuk membirukan langit Jogja melalui ragam kegiatan, yaitu jalan sore dan bersepeda.

YOGYAKARTA, KABARE.ID – Journey to Zero bersama Agoge Cafe mengajak masyarakt untuk membirukan langit Jogja melalui ragam kegiatan, yaitu jalan sore dan bersepeda. Dengan mengusung tema “Yogyakarta: Part of The Nature”, Journey to Zero menghadirkan diskusi terbuka guna giatkan kesadaran akan pentingnya mengurangi emisi karbon dan lingkungan yang berkelanjutan.

Syane Luntungan, Communication Manager dari Katingan Mentaya Project mengatakan “Dengan misi mengajak generasi muda bergerak, mengurangi emisi karbon untuk langit biru, kami terus mengajak mereka mengambil langkah-langkah yang mendukung kelestarian lingkungan. 0 emisi, 1 langit dan 2 roda adalah misi sekaligus strategi kami #BirukanLangit,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (24/12/2021).

Sebagai bentuk kontribusi terhadap kelestarian dengan pendekatan budaya lokal, Jogja, kota budaya dengan alam lestari menjadi inisiasi destinasi gerakan kolaboratif ini.

Arief Rachman Hakim, Co-Founder, Agoge café mengatakan, Yogyakarta adalah rumah bagi para pecinta olahraga, khususnya para pesepeda dan pelari. “Berkegiatannya komunitas pesepeda dan pelari di Agoge menyusuri pedesaan di Jogja adalah budaya yang akan terus kami jaga,” ujarnya.

Journey to Zero sendiri adalah gerakan virtual yang diprakarsai oleh Katingan Mentaya Project. Gerakan  ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat demi membuat bumi lebih sehat lewat pengurangan emisi gas rumah kaca pada aktivitas sehari-hari/transportasi.

Sementara Katingan Mentaya Project adalah sebuah proyek restorasi dan konservasi lahan gambut di Provinsi Kalimantan Tengah yang dikelola oleh PT Rimba Makmur Utama dengan kerja sama Wetlands International, Yayasan Puter, dan Permian Global. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post