Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Mayoritas Ibu Milenial di Indonesia Pernah Mengalami Mom Shaming, Apa itu?

Foto: Bukalapak

Fenomena mom shaming sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengomentari ibu yang memberikan susu formula kepada anaknya, menyebut seorang ibu enggan karena menggunakan jasa babysitter, hingga membandingkan tumbuh kembang anak.

JAKARTA, KABARE.ID - Jadi ibu tentunya tidak mudah, apalagi jika ditambah harus menghadapi komentar kurang enak dari sesama ibu. Pernah mengkritik seorang ibu atas pilihan cara asuhnya yang berbeda? Atau Anda sendiri pernah jadi korban kritikan tersebut? Jika iya, Anda tidak sendirian, karena banyak ibu yang  juga mengalaminya.

Fenomena mom shaming sebenarnya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengomentari ibu yang memberikan susu formula kepada anaknya sebagai tindakan yang salah, menyebut seorang ibu enggan repot mengurus anak karena menggunakan jasa babysitter, membandingkan tumbuh kembang anak, hingga mengomentari bentuk tubuh ibu dan bayi.

Dalam survei yang dilakukan Bukalapak terhadap 208 ibu milenial, 88% ibu pernah mengalami mom shaming dan lebih dari 90% ibu merasa mom shaming semakin marak terjadi.

Namun, masih banyak ibu yang menganggap mom shaming sebagai hal yang lumrah. Padahal, kalimat yang kita kira biasa saja ternyata bisa dianggap sebagai suatu hal yang menyakitkan oleh ibu yang mendengarnya dan berdampak pada kesehatan mental ibu tersebut.

Bahkan, korban mom shaming dapat mengalami kecemasan berlebih dan tidak percaya diri terhadap kemampuannya dalam mengurus anak. Korban juga akan menyalahkan diri sendiri tentang pola asuh yang diambil, hingga menganggap dirinya tidak pantas menjadi ibu.

Menurut psikolog Vera Itabiliana, S.Psi, M.Psi, mom shaming bisa berefek panjang. Ibu juga rentan merasa terisolir, merasa dirinya salah, dan tidak ada yang mendukungnya.

“Efek mom shaming bisa membekas lama, makanya harus cepat diatasi agar ibu tidak sampai depresi,” ujar Vera kepada Kabare, Selasa (17/11/2021)

Meski isu mom shaming sudah terjadi sejak dulu, namun sekarang, dengan makin besarnya media sosial, isu ini semakin marak. Setiap orang bisa jadi melontarkan kritik sambil bersembunyi di balik akun anonim. Beberapa influencer parenting seperti Gadis Sadiqah, Rahne Putri, dan Annisa Steviani pun pernah mengalaminya.

“Saat pertama jadi ibu, tadinya mau curhat kondisi, malah diwejangi macam-macam. Saya lagi capek, jadinya malah makin down,” kata Rahne. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post