Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Lomba Seni Kaligrafi di MTQ Kota Tangerang ke-21 Jadi Pavorit Pengunjung

Ilustrasi. Foto: Arab News

Lomba seni kaligraf pada pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Tangerang mejadi salah satu favorit pengunjung MTQ yang berlangsung di kawasan Puspem Kota Tangerang.

BANTEN, KABARE.ID - Lomba seni kaligraf pada Hari kedua pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Tangerang ke-21 mejadi salah satu favorit pengunjung MTQ yang berlangsung di kawasan Puspem Kota Tangerang, Selasa (24/5/2022).

Lomba kaligrafi ini dibagi menjadi dua kategori yaitu dekorasi dan hiasan mushaf. Diikuti sekitar 52 peserta dari 13 kecamatan terdiri dari putra dan putri. Para peserta diberikan waktu tujuh jam, dengan konsep dan pilihan warna yang dibebaskan sesuai kreasi masing-masing peserta.

"Keindahan kaligrafi yang ditampilkan para peserta membuat kagum para pengunjung. Ketelatenan, pilihan warna hingga detail-detial garis membuat pengunjung bahkan kami para juri rasanya cukup kesulitin memilih siapa yang terbaik dari yang terbaik. Hasilnya cantik-cantik, banyak pengunjung yang ingin berfoto di arena lomba,” papar M Asikun, salah seorang juri.

Ia pun mengungkapkan, perbedaan dua kategori dalam cabang kaligrafi ialah, dekorasi yang menggunakan media triplek sedangkan hiasan mushaf menggunakan kertas karton.

Dekorasi umumnya merupakan ornamen Islami yang biasa dipajang di Masjid atau lainnya. Sedangkan hiasan mushaf merupakan wajah al qur’an dengan kaligrafi surah al fatihah dan al baqarah.

"Kaligrafi sendiri merupakan seni gambar dan tulis yang menunjukkan lima jenis tulisan. Namun untuk hiasan mushaf yang dinilai hanya naskah atau kebenaran pada tulisan arab tersebut. Sedangkan untuk ornamen tambahan, peserta dibebaskan missal mau menambahkan unsur Kota Tangerang atau wilayahnya masing-masing,” ungkap M Asikun.

Pelaksanaan lomba kali ini, kata Asikun menggunakan sistem gugur dengan mendatangkan juri yang kompeten dibidangnya.

"Bahkan, kami merupakan kelompok juri dari tingkat Nasional. Tujuannya, pasti dapat menghadirkan standar atau kualitas karya yang memang dapat bersaing nantinya di tingkat Provinsi Banten bahkan Nasional,” katanya. (*)

 

Sumber: rmolbanten.com

baskoro dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post