Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Kisah Dyni Zakyah, Alumni OSC Coach Potato Raih Beasiswa di Luar Negeri

Foto: Coach Potato Indonesia

Berawal dari keinginan sejak SMA, perempuan yang akrab disapa Dyni ini mengaku bertekad ingin berkuliah di luar negeri. Namun, biaya yang tidak sedikit membuatnya harus bekerja keras mencari program beasiswa.

JAKARTA, KABARE.ID – Akhyar Dyni Zakyah (29), salah satu alumni Online Scholarship Coaching (OSC), Batch 3, berhasil mewujudkan mimpinya untuk memperoleh beasiswa Chevening. OSC adalah program mentoring bagi pemburu beasiswa studi ke luar negeri yang digelar oleh Coach Potato.

Saat ini ia tengah mengemban pendidikan di dua universitas sekaligus, yakni di Universitas Indonesia dan Nottingham University dengan mengambil program Medical Education.

Berawal dari keinginan sejak SMA, perempuan yang akrab disapa Dyni ini mengaku bertekad ingin berkuliah di luar negeri. Namun, biaya yang tidak sedikit membuatnya harus bekerja keras mencari program beasiswa.

Dyni merupakan lulusan program S1 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran. Selama kuliah, ia merupakan mahasiswi yang aktif dalam berbagai kegiatan. Selain itu, ia juga sempat mengikuti program pemilihan mahasiswa berprestasi di kampusnya. Setelah lulus kuliah, ia diterima sebagai PNS di Kota Palembang.

Selama bekerja, Dyni mengaku masih ingin mewujudkan cita-citanya saat itu, yakni menjadi dosen dan melanjutkan pendidikan S2. Alasannya ingin menjadi dosen dikarenakan ia ingin membenahi sistem pendidikan kedokteran gigi di Indonesia. Alhasil, sejak itu ia mulai mencari informasi mengenai program beasiswa ke luar negeri.

“Saat mencoba untuk mendaftar beasiswa, aku baru tersadar kalau ternyata persiapan beasiswa itu tidak mudah. Jujur, saat itu aku gak tau hal apa saja yang harus disiapkan. Selain itu, aku juga gak tau cara menulis esai yang baik dan benar serta bagaimana cara wawancara yang baik,” ucap Dyni, dalam keterangan resmi yang diterima Kabare, Jumat (1/7/2022).

Suatu ketika, ia menemukan program bimbingan beasiswa dari Coach Potato, yakni Online Scholarship Coaching  (OSC) di media sosial. Ia pun memutuskan untuk mengikuti program tersebut.

Menurut Dyni, banyak sekali manfaat yang didapatkan selama mengikuti kegiatan OSC. Ia belajar mulai dari cara membuat esai yang baik dan benar hingga berlatih interview. Selain itu, rekan-rekan serta mentor yang terlibat dalam program OSC membuat Dyni semakin bersemangat untuk menggapai mimpinya.

Sebelumnya, Dyni pernah mendaftar Australia Awards Scholarship. Namun, ia gagal mendapatkan beasiswa tersebut. Meski sempat gagal, ia tidak patah semangat untuk terus berjuang dan mencoba. Berkat kegigihannya selama OSC, Dyni berhasil mewujudkan cita-citanya mendapatkan Chevening Scholarship dari pemerintah Inggris.

Dyni adalah contoh dari sebuah perjuangan yang diiringi dengan support system yang tepat. Seorang perempuan muda Indonesia yang memiliki tekad kuat ini tak henti-hentinya berjuang demi mewujudkan apa yang ia impikan.

“Kegagalan dan keberhasilan adalah bagian dari sebuah proses, yang terpenting adalah kita harus berani berjuang. Tentunya ketika kita merasa perlu bantuan, maka carilah mentor dan teman diskusi yang bisa mengarahkan kamu meraih kesuksesan,” tutup Dyni. (*)

 

baskoro dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post