Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

BSI Cetak Wirausahawan Kreatif Melalui Beasiswa ISDP

Foto: Dokumentasi BSI

Bank Syariah Indonesia (BSI) mencetak wirausahawan baru dari kalangan milenial melalui beasiswa Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).

JAKARTA - KABARE.ID: Bank Syariah Indonesia (BSI), yang merupakan hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN, mencetak wirausahawan baru dari kalangan milenial melalui beasiswa Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).

Kategori wirausaha pada program ISDP ini meliputi fesyen, handy craft & industri kreatif, kuliner, jasa, peternakan & pertanian, serta kesehatan.

"Kami berharap, melalui program ini akan muncul entrepreneur muda yang dapat menjadi agen kebaikan dan motor penggerak ekonomi Syariah serta bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga ke depan dapat membantu mendorong ekonomi Indonesia tumbuh ke arah yang jauh lebih baik," kata Wakil Direktur 1 BSI, Ngatari, dalam pernyataan pers, pada Jumat (26/3/2021).

Program beasiswa inkubator ISDP yang berlangsung sejak 2018 hasil kolaborasi dengan Laznas Bangun Sejahtera Umat serta didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini sudah mencetak 130 mahasiswa entrepreneur dari berbagai universitas di Indonesia.

Program ini merupakan salah satu wujud kepedulian BSI terhadap generasi milenial bangsa Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sektor UMKM yang sejalan dengan arahan presiden.

Pada 2021, Program ISDP telah meluluskan 77 mahasiswa menjadi sociopreneur baru yang memiliki usaha di berbagai bidang. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya terpilih menjadi pemenang yaitu Latif Riansyah (Kiwae Food), Koes Hendra & Benny Akbar (Sugeng Jaya Farm), dan Bintang Wijaya (Bikin Bareng Creative).

Seremoni wisuda dan penyerahan penghargaan dilakukan di Wisma Mandiri Jakarta, Kamis (25/3). Seremoni tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Talkah Badrus, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Putu Rahwidhiyasa serta Ketua Umum Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar.

Pemenang dipilih dengan berbagai kriteria penilaian di antaranya proses pemasaran, produksi, keuangan, membangun SDM, pemberdayaan sociopreneur yang melibatkan masyarakat dan ramah lingkungan.

BSI, lanjut Ngatari, mendorong perkembangan sociopreneur melalui pendampingan dan penguatan modal usaha dengan berbagai produk, dari mulai tabungan, pembiayaan UMKM, serta layanan digital yang dapat memfasilitasi para sociopreneur dalam bertransaksi sesuai prinsip-prinsip syariah. (*)
 

Sumber: ANTARA

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post