Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

5 Potensi Memukau Desa Wisata Karangrejo

Foto: Kemenparekraf RI

Keindahan desa dan aktivitas seru yang ditawarkan selama berlibur di Desa Wisata Karangrejo sangatlah banyak. Hal itu terbukti lewat prestasi Desa Wisata Karangrejo yang pernah masuk dalam 10 besar dalam Lomba Desa Wisata Nusantara 2019.

KABARE.ID - Eksistensi Desa Wisata Karangrejo yang berjarak sekitar empat kilometer dari Candi Borobudur ini mungkin belum sepopuler Gereja Ayam atau Bukit Rhema yang muncul sebagai tempat reuni Rangga dan Cinta di film "Ada Apa Dengan Cinta 2".

Tapi kamu tahu nggak nih, ternyata dua spot itu letaknya berdekatan lho dengan Desa Wisata Karangrejo. Selain itu, masih ada hal menarik lainnya seputar desa wisata yang dikenal memiliki lanskap indah ini.

Apa yang Spesial dari Desa Wisata Karangrejo?

Keindahan desa dan aktivitas seru yang ditawarkan selama berlibur di Desa Wisata Karangrejo sangatlah banyak. Hal itu terbukti lewat prestasi Desa Wisata Karangrejo yang pernah masuk dalam 10 besar dalam Lomba Desa Wisata Nusantara 2019.

Yuk, langsung cari tahu apa saja kegiatan seru yang bisa kamu lakukan di Desa Wisata Karangrejo!

1 | Serunya keliling desa naik transportasi unik

Sudah pernah mencoba naik mobil klasik Volkswagen alias VW dengan atap terbuka sambil menghirup udara bebas? Di Karangrejo, kamu bisa berkeliling ke seluruh penjuru desa yang luasnya sekitar 174 hektare ini dengan mobil tersebut, lho.

Kamu juga bisa memilih pilihan yang lebih menantang dengan mengambil paket wisata keliling desa naik mobil jeep. Selain diantarkan ke beberapa obyek wisata, kamu akan merasakan sensasi menyusuri sungai purba.

Mau berkeliling lebih lama dengan ritme yang lebih santai? Cobalah naik andong atau bersepeda.  Rute yang dipilih selama berkeliling dengan andong adalah rute persawahan dan pedesaan yang bakal memberi nuansa damai dan tenang.

2 | Belajar cocok tanam dari warga lokal langsung di Kampung Organik

Buat kamu pecinta tanaman, jangan lupa terjun langsung ke sawah dan belajar bercocok tanam di kebun dari warga lokal. Pengalaman ini patut banget untuk dicoba, terutama bagi kamu yang belum pernah merasakan sensasi menanam padi di sawah dan main lumpur, dijamin bakal seru banget.

Karena keunggulan Karangrejo di sektor pertanian, Perusahaan Gas Negara berhasil mendorong desa ini menjadi sebuah Kampung Organik lho. Bisa jadi referensi destinasi idaman bagi para pemilik gaya hidup sehat, nih!

3 | Menikmati Candi Borobudur dari ketinggian Bukit Punthuk Setumbu

Kalau kamu suka memandangi suasana asri dari ketinggian, Karangrejo punya Bukit Punthuk Setumbu wajib masuk daftar kunjungan. Di puncak bukit yang berada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut ini kamu bisa melihat kemegahan Candi Borobudur dikelilingi oleh pemandangan gunung serta pepohonan hijau nan asri. Jika cuacanya mendukung, kamu bahkan bisa menikmati lanskap Gunung Merapi dan Merbabu juga lho!

4 | Melihat langsung proses pembuatan kerajinan dan produk lokal buatan masyarakat

Berkunjung ke desa wisata belum lengkap rasanya kalau belum melihat-lihat usaha rumahan yang dikelola oleh masyarakat setempat. Di Desa Karangrejo, ada banyak banget pilihan yang bisa kamu datangi, mulai dari tempat pembuatan gula jawa, gerabah, miniatur Borobudur dari batu dan bambu, keripik singkong, hingga empon-empon. Jangan lupa untuk membawa pulang salah satu produknya sebagai oleh-oleh dan bentuk dukungan kepada masyarakat lokal ya.

5 | Menginap di homestay kelas dunia dengan fasilitas lengkap

Sebagai tempat yang sudah mendapat sertifikasi desa wisata berkelanjutan, Karangrejo tentunya memiliki fasilitas yang tak diragukan lagi. Salah satu yang menjadi unggulan adalah keberadaan homestay kelas dunia. Penginapan di desa namun bak hotel berbintang ini memiliki arsitektur yang unik dengan mengusung perpaduan konsep modern tradisional. Dijamin bikin kamu betah, deh!

Nah, itu tadi jalan-jalan seru di Desa Wisata Karangrejo. Menarik banget buat jadi ide wisata edukasi seru bareng keluarga, nih. Tapi harus ingat ya, selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di mana pun dan kapan pun berada dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan juga menghindari makan bersama. (*)

 

Sumber: Indonesia.travel/ Kemenparekraf RI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post