Bola Bergulir Melintasi Zaman: Menguak Akar Sejarah Sepak Bola Dunia
Sepak bola, olahraga paling populer di planet ini, mungkin terlihat sebagai fenomena modern dengan stadion megah dan bintang-bintang global. Namun, akarnya jauh lebih tua dan berkelok, terentang ribuan tahun ke belakang, melintasi berbagai peradaban. Permainan "menggiring bola dengan kaki" bukanlah penemuan abad ke-19, melainkan evolusi panjang dari berbagai bentuk permainan kuno.
Dari Cuju Hingga Harpastum:
Jejak tertua yang paling jelas ditemukan berasal dari Tiongkok. Sekitar abad ke-2 SM, ada permainan bernama Cuju (蹴鞠), yang berarti "menendang bola". Permainan ini digunakan untuk melatih prajurit sekaligus sebagai hiburan di istana, dimainkan dengan bola kulit yang diisi bulu atau rambut, dan tujuannya adalah menendang bola ke dalam jaring yang dipasang tinggi tanpa menggunakan tangan.
Peradaban lain juga memiliki permainan bola serupa. Di Yunani Kuno, ada Episkuros, dan di Kekaisaran Romawi, ada Harpastum, yang lebih menekankan pada kontak fisik dan melempar bola, namun elemen menendang dan menggiring juga ada. Di Eropa abad pertengahan, banyak desa memainkan "sepak bola rakyat" yang seringkali kacau, brutal, dan melibatkan banyak pemain serta jarak yang jauh antar gawang. Permainan ini bahkan sering dilarang karena kekerasan dan kekacauan yang ditimbulkannya.
Lahirnya Sepak Bola Modern di Inggris:
Titik balik krusial menuju sepak bola yang kita kenal sekarang terjadi di Inggris pada abad ke-19. Dengan berkembangnya sekolah-sekolah publik dan universitas, kebutuhan akan aturan yang seragam menjadi mendesak. Berbagai sekolah memiliki variasi aturan sendiri, yang menyulitkan pertandingan antar sekolah.
Momen historis terjadi pada 26 Oktober 1863 di Freemasons’ Tavern, London. Sekelompok klub dan sekolah berkumpul untuk membentuk Football Association (FA). Tujuan utama mereka adalah menciptakan satu set aturan standar yang bisa diikuti semua orang. Ini adalah langkah fundamental yang secara resmi memisahkan "sepak bola" dari "rugby football" (yang masih mengizinkan membawa bola dengan tangan). FA menyusun 13 aturan dasar, yang menjadi fondasi bagi permainan modern.
Sejak saat itu, sepak bola mulai menyebar ke seluruh dunia, dibawa oleh pelaut, pedagang, dan imigran Inggris. Dari permainan kuno yang sporadis dan tanpa aturan baku, sepak bola telah berevolusi menjadi olahraga global yang terstruktur, dicintai miliaran orang, dan terus bergulir melintasi zaman.