Berita  

Kesenjangan Digital Harus Ditangani Melalui Prasarana InfrastrukturMenjalar

Merajut Konektivitas: Infrastruktur Menjalar, Jembatan Kesenjangan Digital

Kesenjangan digital adalah realitas pahit di era modern: jurang pemisah antara mereka yang memiliki akses ke teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta manfaatnya, dengan mereka yang tidak. Ketimpangan ini menghambat pendidikan, membatasi peluang ekonomi, dan mereduksi akses terhadap layanan penting. Namun, akar masalah ini hanya bisa ditangani secara fundamental melalui pembangunan prasarana infrastruktur digital yang menjalar dan merata.

Infrastruktur bukan sekadar tiang dan kabel; ia adalah urat nadi yang mengalirkan informasi, pengetahuan, dan peluang. Tanpa akses internet yang stabil dan terjangkau, masyarakat di daerah terpencil akan tertinggal dalam pendidikan, ekonomi, layanan kesehatan, dan partisipasi sosial. Ini bukan hanya tentang "ada" internet, tapi "internet berkualitas" yang memungkinkan produktivitas dan inovasi. Jaringan serat optik, menara seluler, dan satelit yang andal adalah fondasi yang harus diperkuat.

Kunci keberhasilan terletak pada konsep "menjalar". Artinya, pembangunan tidak hanya terpusat di kota besar, melainkan harus menjangkau pelosok desa, pulau-pulau terpencil, hingga wilayah perbatasan. Ini membutuhkan investasi besar, perencanaan matang, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas. Tujuannya adalah memastikan setiap warga negara, di mana pun mereka berada, memiliki kesempatan yang sama untuk terhubung, belajar, bekerja, dan berinovasi.

Mengatasi kesenjangan digital bukan hanya agenda teknologi, melainkan imperative sosial dan ekonomi. Dengan memprioritaskan pembangunan prasarana infrastruktur digital yang menjalar, kita sedang membangun jembatan menuju masa depan yang lebih inklusif dan setara. Hanya dengan konektivitas yang merata, potensi bangsa dapat teraktualisasi sepenuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *