Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Tim Delegasi Indonesia Raih Medali Perunggu IYNT 2017

Tim delegasi Indonesia raih medali perunggu IYNT 2017. (Antara)

International Young Naturalists' Tournament (IYNT) adalah ajang kompetisi sains berskala internasional yang melibatkan pelajar dari seluruh dunia dengan rentang usia 12-16 tahun untuk membahas berbagai topik sains yang dikemas dalam bentuk debat atau disebut juga sebagai Science Fight.

JAKARTA-KABARE.CO: Tim delegasi Indonesia berhasil meraih medali perunggu di event International Young Naturalists' Tournament (IYNT) 2017 yang digelar di Nanjing, Tiongkok pada 29 Juni - 4 Juli 2017. IYNT merupakan ajang kompetisi sains berskala internasional yang melibatkan pelajar dari seluruh dunia dengan rentang usia 12-16 tahun untuk membahas berbagai topik sains yang dikemas dalam bentuk debat atau disebut juga sebagai Science Fight.

Kompetisi yang diikuti oleh 18 tim dari 11 negara, yaitu Tiongkok, Rusia, Indonesia, Swiss, Selandia Baru, Belarusia, Bulgaria, Georgia, Kroasia, Iran, dan Kazakhstan ini dirancang untuk membangun kreativitas dan imajinasi para peserta terhadap sains, yang berorientasi tak hanya pada proses belajar dan riset, tapi juga untuk pengembangan minat dan bakat mereka secara jangka panjang.

Tim delegasi Indonesia sendiri diwakili oleh SMP Labschool Kebayoran yang terdiri dari enam siswa yaitu Karisa Marleman, Keisha Ratu Alifia, Adiza Noor Dorodjatun, Tommy Fibisono, Teuku Moh Zaki, dan Sarah Shafiqa Lubis, serta didampingi oleh dua team leader yaitu Dyah Ratna Permatasari dari DoctoRabbit Science Inc. dan Cep Andi Alim Subarkah dari SMP Labschool Kebayoran.

"Kendati para peserta dari Indonesia masih duduk di bangku SMP, mereka mampu bersaing dengan lawan-lawan yang telah duduk di bangku SMA," ujar team leader delegasi Indonesia Dyah Ratna Permatasari seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/7/2017).

Dyah berharap kegiatan-kegiatan serupa akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah. "Saya berharap agar pemerintah memberikan dukungan lebih terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini, salah satunya dengan menyelenggarakan event serupa namun berskala nasional," kata Dyah.

Medali emas dan perak IYNT 2017 diraih oleh Selandia Baru & Swiss (sama-sama meraih emas karena perbedaan nilai yang sangat tipis) dan Tiongkok. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post