Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Presiden Undang Para Raja Hadir di Istana

Foto bersama pertemuan para raja dan sultan se-Nusantara di Istana Kepresidenan Bogor. (Foto: Sekretariat Presiden)

Presiden mengundang para raja dan sultan se-Nusantara hadir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada 4 Desember 2018. Presiden menyatakan ingin berdiskusi terkait dengan masalah-masalah di lapangan, utamanya yang ada di keraton-keraton.

BOGOR-KABARE.ID: Sejumlah raja dan sultan se-Nusantara hadir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada 4 Desember 2018. Kedatangan para raja tersebut atas undangan langsung Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, dalam satu kesempatan, Kepala Negara menyatakan akan mengundang para raja dan sultan untuk datang ke Istana. Kepada para raja dan sultan tersebut, Presiden menyatakan ingin berdiskusi terkait dengan masalah-masalah di lapangan, utamanya yang ada di keraton-keraton. Ia juga ingin mendapatkan masukan langsung dari para raja dan sultan.

”Saya ingin mendengar masalah-masalah yang ada dari yang saya hormati, yang mulia para raja dan sultan dan dari pangeran serta permaisuri yang pagi hari ini hadir," ujar Presiden saat mengawali audiensi di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (4/1/2018).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh 88 raja dan sultan dari seluruh Indonesia dengan rincian 20 dari Sumatra, 17 dari Jawa, 3 dari Bali, 4 dari NTB, 5 dari NTT, 10 dari Kalimantan, 18 dari Sulawesi, 9 dari Maluku dan 2 dari Papua.

Sultan Kepaksian Skala Brak, Edward Syah Pernong, salah seorang perwakilan dari para undangan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Joko Widodo yang bersedia bertemu dengan para raja dan sultan se-Nusantara. Ia menyebutkan, dengan adanya pertemuan yang belakangan rutin dilaksanakan ini, Presiden disebut sangat mencintai rakyat dan juga segala macam adatnya.

”Atas nama seluruh raja dan sultan, kami sampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Kami merasa sangat tersanjung, sejak bulan September sampai Januari ini sudah hampir empat kali kami bertemu Bapak. Di Cirebon, Medan, dan dua kali di sini. Bagi kami, Bapak bukan hanya menghormati, tapi betul-betul mencintai adat, mencintai kami," ujar Sultan Kepaksian Skala Brak, Edward Syah Pernong.

Usai mendengar segala masukan, Presiden Joko Widodo berjanji untuk menampung masukan tersebut dan nantinya akan berupaya untuk mencari jalan keluar dari permasalahan-permasalahan yang ada. Ia pun meminta kepada para raja dan sultan untuk memberikan laporan yang lebih detail sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.



Sumber: Sekretariat Presiden

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post