Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Menpar Apresiasi Dinas Pariwisata NTB Terkait Festival Bau Nyale

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Kemenpar)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi keseriusan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam pengembangan dan penguatan pariwisata. Salah satunya ditunjukkan dengan mengemas Festival Bau Nyale menjadi lebih atraktif.

LOMBOK TENGAH-KABARE.ID: Festival Bau Nyale akan digelar di tiga lokasi berbeda di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika pada 20 Februari 2018 mendatang. Salah satu tempat yang akan menggelar festival ini adalah Pantai Kuta Lombok.

Pantai Kuta Lombok terkenal memiliki air Laut yang jernih, ditambah dengan hamparan pasir putih yang membuat siapapun yang datang terkesima. Begitu jernihnya air laut, wisatawan bisa melihat pemandangan bawah laut hanya dari atas permukaan air.

Di Pantai Kuta Lombok ini pula wisatawan bisa melihat Bukit Mandalika. Di sini wisatawan juga bisa melakukan aktifitas di laut, seperti berenang, jet ski, banana boat dan menyelam.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi keseriusan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam pengembangan dan penguatan pariwisata. Salah satunya ditunjukkan dengan mengemas Festival Bau Nyale menjadi lebih atraktif. Sehingga wisatawan akan semakin tertarik datang ke NTB dan menikmati berbagai keindahan lainnya yang ada di NTB.

"Pemerintah sendiri sangat mendukung. Festival Bau Nyale telah dimasukkan ke dalam satu dari 100 calender of event pariwisata nasional," ujar Menpar Arief Yahya, seperti diberitakan media sosial Kemenpar Rabu (10/1).

Menpar mengatakan, nilai budaya yang kuat dari Bau Nyale sudah menjadi daya tarik tersendiri. Sebab, rumusnya masih sama. Sampai saat ini, wisatawan khususnya mancanegara ketertarikan terhadap budaya adalah yang tertinggi. Mencapai 60 persen dibanding ketertarikan terhadap alam (nature) 35 persen dan kerajinan tangan (manmade) lima persen.

Dinas Pariwisata NTB dan Lombok Tengah dikatakan Menpar berhasil mengemas festival Bau Nyale ini menjadi pertunjukan yang inovatif dan memikat.

”Ini sangat kreatif. Setiap tahun kami melihat ada banyak perubahan yang terjadi. Kemasan acara semakin baik. Warga dan pemerintah sama-sama melestarikan budaya dengan baik seperti membangun infrastuktur yang bagus," pungkas Menpar Arief Yahya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post