Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Doed Joesoef, meninggal dunia, Selasa (23/1/2018), pukul 23.55 WIB. 
Komunitas

Mama Perempuan Papua Tolak Peredaran Miras Jelang Pilkada Serentak

Ilustrasi: Mamah Perempuan Papua. (istimewa)

Dampak dari adanya penyalahgunaan minuman beralkohol, menurut Komunitas perempuan asli Papua, seperti adanya warga warga mabuk berkeliaran di jalan sehingga menimbulkan keresahan masyarakat setempat. Apalagi saat ini Indonesia sedang memasuki tahapan pemilihan kepala daerah serentak 2018.

BIAK-KABARE.ID: Komunitas perempuan asli Papua menilai peredaran penjualan minuman beralkohol dan penyalahgunaan minuman beralkohol dapat mendorong adanya ancaman gangguan keamanan dan ketertiban. Apalagi saat ini Indonesia sedang memasuki tahapan pemilihan kepala daerah serentak 2018.

Dilansir dari Antara, komunitas ini meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan Polres melakukan penertiban peredaran penjualan minuman beralkohol.

"Untuk menciptakan pilkada damai dan kamtibmas Biak yang aman dan kondusif selama tahapan pilkada kami mendesak peredaran minuman beralkohol dibatasi untuk mencegah munculnya kasus tindak kriminal saat proses demokrasi berlangsung," kata juru bicara komunitas perempuan Papua Mien Weyai di Biak, Rabu (10/1/2018).

Dampak dari adanya penyalahgunaan minuman beralkohol, menurut Mien, seperti adanya warga warga mabuk berkeliaran di jalan sehingga menimbulkan keresahan masyarakat setempat. Pengaruh lain penyalahgunaan minuman beralkohol, lanjutnya, akan memunculkan beragam kasus tindak kejahatan, seperti terjadinya penganiayaan, perkelahian, serta kasus kriminal lainnya.

"Kami mama perempuan Papua sangat berharap aparat kepolisian dan pemkab Biak Numfor segera melakukan penertiban dan razia secara rutin untuk menekan peredaran penjualan minuman beralkohol di masyarakat," ujarnya. (*)

Baskoro Dien

Popular Post

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR