Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Doed Joesoef, meninggal dunia, Selasa (23/1/2018), pukul 23.55 WIB. 
Pendidikan

Mahasiswa IPB Ciptakan Pembalut yang Bisa Dipakai Berkali-kali

(Foto: instagram/ official_ipb)

Empat mahasiswa Program Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan celana dalam wanita yang bisa digunakan saat menstruasi, tanpa harus menggunakan pembalut konvensional sekali pakai.

JAKARTA-KABARE.CO: Empat mahasiswa Program Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) Zahiroh Maulida, Diane Friska, Laela Mustikasari dan Siti Habibah menciptakan celana dalam wanita yang dapat mengurangi pencemaran limbah pembalut.

Zahiroh mengatakan inovasi ini diciptakan untuk mengurangi dampak limbah pembalut yang mencemari perairan. Produk celana dalam anti pembalut ini dinamakan "No Wori" yang sudah dilengkapi dengan bagian penyerap yang dapat digunakan wanita saat menstruasi dan dapat digunakan berkali-kali. 

"Bahan celana dalam anti pembalut No Wori terbuat dari bahan dasar kain microfleece, microfiber, waterproof breathable dan kain serat bambu yang nyaman dipakai serta memiliki struktur yang halus sehingga tidak menimbulkan iritasi," kata Zahiroh seperti dikutip dari Antara, Kamis (27/7/2017).

Zahiroh menuturkan kelebihan celana dalam anti pembalut "No Wori" ini bisa digunakan berulang-ulang, untuk pencuciannya bisa dilakukan seperti mencuci celana dalam biasa. Pengguna juga tidak perlu khawatir terhadap iritasi di daerah kewanitaan karena bahan yang digunakan sangat lembut, wanita juga tidak perlu khawatir tembus atau basah saat menggunakan celana dalam ini karena telah diuji secara klinis.

Berbeda dengan pembalut sekali pakai yang terbuat dari plastik yang dapat merusak lingkungan alam. Selain tidak ramah lingkungan bahan pembalut sekali pakai mengadung bahan kimia yang dapat berisiko terkena kanker serviks. 

"Celana dalam anti pembalut tidak mempunyai efek samping, karena berprinsip untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita dan mengurangi pencemaran lingkungan. Celana dalam ini juga mencegah berbagai penyakit yang timbul dari pembalut sekali pakai," Kata Zahiroh.

Celana dalam anti pembalut "No Wori" telah diuji daya serapnya dengan menggunakan darah hewan yang relatif sama dengan darah manusia. Produk ini merupakan terusan dari program karsa cipta menjadi program kewirausahaan, sehingga produk ini bisa dipasarkan dan dikenal masyarakat untuk memaksimalkan tujuan penciptaannya yaitu untuk mengurangi pencemaran limbah "pembalut" sekali pakai. Harga satu celana dalam pembalut No Wori adalah Rp40 ribu untuk semua ukuran. (bas)

Baskoro Dien

Popular Post

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR