Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

ITB Bandung Juara Entrepreneur Festival 2017

Tim Jatangsol dari Institut Teknologi Bandung. (dok. Kemenristekdikti)

Tim Jatangsol dari Institut Teknologi Bandung meraih juara pertama pada Entrepreneur Festival (E-FEST) 2017 yang diadakan oleh Universitas Brawijaya. Mereka menyuguhkan EndorseGO, yaitu ide bisnis sebagai pihak penengah antara public figure dengan brand yang ingin diiklankan.

BANDUNG-KABARE.ID: Tiga mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung yang tergabung dalam Tim Jatangsol meraih juara pertama pada Entrepreneur Festival (E-FEST) 2017 yang diadakan oleh Universitas Brawijaya.

Tim yang beranggotakan Al Varrel Putra Kusuma (Sistem Teknologi Informasi 2016), Ronaldo Matthew Raranta (Sistem Teknologi Informasi 2016) dan Alessandro Aria Wibowo (Sistem Teknologi Informasi 2016) tersebut menyuguhkan EndorseGO, yaitu ide bisnis sebagai pihak penengah (third party) antara public figure yang ingin melakukan iklan (endorse), dengan suatu brand yang ingin diiklankan.

Dilansir dari laman Kemenristekdikti, ide tersebut terinspirasi dari proses kedua belah pihak yang memakan waktu lama dan rawan tipuan. Dengan adanya EndorseGO, kedua belah pihak yang terlibat dapat divalidasi dan verifikasi, sehingga keamanan proses iklan pun lebih terjaga.

 

Lomba business plan kancah nasional

Entrepreuner Festival 2017 merupakan lomba business plan kancah nasional yang diikuti oleh para mahasiswa program sarjana (S1) atau sederajat dari seluruh Indonesia.
Bertujuan untuk menyalurkan ide-ide kreatif dan inovasi para mahasiswa sebagai calon-calon wirausahawan baru, business plan yang dirancang tersebut menggambarkan unsur-unsur yang dibutuhkan sebuah perusahaan untuk memulai usahanya, baik itu internal maupun eksternal.

Kompetisi yang bertemakan Various Love in Business tersebut dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama adalah pengumpulan Business Model Canvas (BMC) untuk menjelaskan ide awal. Kemudian, dilanjut dengan tahap kedua, yaitu pengumpulan proposal bisnis.

Proposal bisnis tersebut kemudian digunakan untuk pemaparan ide lebih lanjut, mulai dari penjelasan tujuan bisnis hingga perhitungan pendapatan bisnis. Selanjutnya, hanya 10 tim terpilih yang dapat melanjutkan ke tahap final, yaitu presentasi berdurasi 10 menit mengenai bisnis yang sudah dirancang tersebut di hadapan para juri. (*)

 

(Baca juga: Universitas Jember Bangun Science Techno Park)

(Baca juga: Chelsea Islan: Cita-citaku Mau jadi Diplomat)

(Baca juga: 74 Desa di Papua Akhirnya Terang Benderang)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post