SENI BUDAYA

Pengikat Kebersamaan Adat Istiadat

Jakarta - Nusantara mencapai masa jaya ketika Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya berkuasa. Pada masa itu, budaya dan tradisi menjadi dasar pengembangan kerajaan. Kini, pewaris kerajaan di Nusantara wajib melestarikan nilai budaya dan tradisi tersebut.

SENI BUDAYA

Pelestari Keramik Antik dan Bersejarah

Jakarta - Sejarah suatu bangsa tak melulu disajikan dalam bentuk literatur. Malah, peradaban kuno kerap menuliskan kisah yang terjadi pada zamannya di sebuah prasasti hingga keramik.

SENI BUDAYA

Menghilangkan Pengaruh Negatif Melalui Ogoh-Ogoh

Jogjakarta - Jalan Malioboro hingga Alun-alun Utara mendadak riuh dengan digelarnya pawai ogoh-ogoh. Sebanyak 23 ogoh-ogoh beraneka rupa diarak di sepanjang jalan tersebut. Ribuan masyarakat tampak antusias melihat arak-arakan ogoh-ogoh yang kehadirannya menjadi salah satu pelengkap ritual Nyepi.

SENI BUDAYA

Kanal Budaya Jangan Dipersempit

Diakui atau tidak, budaya China sudah melebur membentuk identitas bangsa ini. Masyarakat bukan saja menerima, tetapi juga menghidupkan tradisi yang berasal dari Negeri Tirai Bambu.

SENI BUDAYA

Membingkai Budaya dengan Film

Booming film Laskar Pelangi membuat para sineas menggamit khazanah budaya dan alam sebagai tema besar cerita. Ini menggembirakan karena dapat membantu pengembangan pelestarian kebudayaan di Indonesia.

SENI BUDAYA

Revitalisasi Ideologi Gotong Royong

Apa yang membuat kerajaan-kerajaan di Nusantara mau bersatu dan bersedia melebur jadi Indonesia? Di antara sekian banyak faktor, salah satunya adalah keteguhan para bapak bangsa untuk memegang tradisi gotong royong. Paling tidak, itu tercermin dari cara mereka merumuskan Pancasila.

SENI BUDAYA

Seniman Mapan akan Habis Masa Jayanya

Kerja keras adalah syarat yang tak dapat ditawar-tawar jika ingin berhasil sebagai seniman. Bila tidak memiliki semangat dan gairah membuat karya tulen yang kreatif, lebih baik undur diri. Itulah pesan kolektor Oei Hong Djien untuk para seniman muda yang sedang membangun nama.

SENI BUDAYA

Ruang Pamer Karya Perupa Muda

Satu-satu… daun muda bersemi…, meniti hidup…, gantikan yang tua…. Sepenggal bait lagu Iwan Fals mengingatkan kita pada dunia seni rupa Indonesia. Bahwa, perupa-perupa muda sudah selayaknya dapat menggantikan posisi maestro sepuh. Tetapi, di mana mereka mampu memamerkan karyanya?

SENI BUDAYA

Hampir Menjadi Fosil

Budaya maritim yang lebih setengah abad ditinggalkan hampir saja menjadi fosil. Gagasan Presiden Soekarno sejak 1955 itu terlupakan seiring rezim berganti. Teritip dan karang telah menyelimutinya di dasar samudera.