Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Wayang Kulit Hingga Festival Reog Memeriahkan Parade Budaya Ponorogo 2018

Peserta mengikuti parade budaya di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (9/9/2018). (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Parade budaya Ponorogo dan Grebeg Suro digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-522 Kabupaten Ponorogo dan menyambut tahun baru Hijriyah 1 Muharram.

PONOROGO-KABARE.ID: Sejumlah seniman turut memeriahkan Parade Kebudayaan dalam rangka Hari Jadi Ponorogo ke-522 dan Grebeg Suro Tahun 2018. Berbagai macam atraksi seni budaya ditampilkan, mulai kesenian unto-untoan, gajah-gajahan, jaranan tik, dan Ponorogo Art Culture Carnival.

Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno mengatakan, parade kebudayaan dan perayaan Grebeg Suro digelar setiap tahun di Ponorogo dalam rangka memperingati 1 Muharram dan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo. Tahun ini, kegiatan keduanya digabung karena waktunya bersamaan.

Rangkaian kegiatan Grebeg Suro sendiri digelar mulai 1 September hingga 11 September 2018. Acara ini dimeriahkan pameran bonsai, pameran batu akik, kesenian wayang kulit, dan olahraga paralayang di Gunung Gede Ponorogo.

Grebeg Suro adalah acara tradisi budaya tahunan masyarakat Ponorogo dalam wujud pesta rakyat. Seni dan tradisi yang ditampilkan meliputi Festival Reog Nasional, Pawai Lintas Sejarah, Kirab Pusaka, dan Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel. Acara ini merupakan kegiatan awal dalam menyongsong Tahun Kunjungan Wisata Jawa Timur setiap tahun.

Rangkaian Grebeg Suro di antaranya, prosesi penyerahan pusaka ke makam bupati pertama Ponorogo. Kemudian disusul pawai ratusan orang menuju pusat kota dengan menunggang bendi dan kuda yang dihiasi. Ada juga Festival Reog Nasional di alun-alun kota yang dimeriahkan grup reog dari berbagai daerah. (bas)


 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post