Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Waspada Virus Corona, Sultan HB X Minta Kirab Budaya Jumenengan Diganti Jadi Bersih Desa

Foto: Instagram alfamazda

Pembatalan acara kirab budaya tak lepas dari kondisi persebaran virus corona yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Sultan HB X meminta agar kegiatan kirab budaya itu diganti dengan kegiatan bersih desa.

YOGYAKARTA - KABARE.ID: Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X meminta rangkaian acara Jumenengan atau perayaan naik tahta dirinya sebagai Raja ditiadakan karena sedang mewabah virus corona. Rangkaian acara Jumenengan akan digelar kirab budaya pada tanggal 24 Maret 2020.

“Saya pun membatalkan acara di mana warga masyarakat itu ingin merayakan peristiwa ulang tahun jumenengan (peringatan penobatan). Untuk panitia karena sudah mempersiapkan bisa tidak diubah, karena juga beberapa kampung dan kelurahan juga akan menyelenggarakan, bisa nggak berubah untuk bersih desa saja," ujar Sultan HB X, sebagaimana diberitakan oleh Merdeka.com, Selasa (17/3/2020).

Sultan menjabarkan, acara bersih desa nantinya bisa dimanfaatkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di desa. Ia juga menawarkan kegiatan diisi dengan penyuluhan gaya hidup bersih untuk menangkal persebaran virus corona.

"Untuk pindah di desa itu dalam konteks bukan untuk pentas budaya, berkumpul tapi dalam konteks bersih desa. Apakah disemprot disinfektan atau kita memberikan penerangan yang dimaksud hidup sehat," ucap Gubernur DIY ini.

Terkait penyebaran virus corona, Sultan HB X meminta agar masyarakat DIY bisa menunda kegiatannya yang cenderung melibatkan banyak orang. Sultan juga meminta agar masyarakat menghindari berkumpulnya banyak orang dalam satu kerumunan

"Yang memungkinkan bisa ditunda ya kami harapkan bisa ditunda," ungkap Sultan. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post