Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Warga Indramayu Temukan Fosil Gajah Purba

Foto: Fosil gajah purba yag ditemukan warga di Indramayu. (Foto: Dok.TACB Indramayu)

Fosil gajah purba itu ditemukan oleh warga Desa Cikawung bernama Unang Herman. Awalnya fosil itu dibawa pulang oleh Herman untuk dibuat batu akik.

INDRAMAYU – KABARE.ID: Masyarakat Kabupaten Indramayu digemparkan dengan penemuan fosil gajah purba. Fosil gajah purba itu ditemukan di Dusun Ciwado, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu, Jawa Barat.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu Dedy S. Musashi menyebutkan fosil gajah purba atau stegodon ini berukuran 32 sentimeter dan memiliki lingkar tulang sebesar 22 sentimeter.

"Kita sudah konsultasi dengan peniliti utama Balai Arkeologi (Balar) Bandung, DR Lutfi Yondri, dan dapat dipastikan bahwa fosil itu adalah stegodon atau gajah purba," kata Dedy dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (16/1/2020).

Dedy mengaku belum bisa memastikan usia fosil tersebut. "Harus ada penelitian lanjut. Ya melibatkan paleontologi dan geologi. Tapi berdasarkan literasi, gajah purba itu diperkirakan hidup pada masa pleistosen atau 1,5 juta tahun lalu," kata Dedy.

Ia menceritakan fosil gajah purba itu ditemukan oleh warga Desa Cikawung bernama Unang Herman. "Awalnya membiarkan, tapi tertarik untuk dibawa pulang dan dibuat batu akik," kata Dedy.

Dedy mengatakan saat itu Unang sempat menyimpan fosil tersebut di pos wisata Ciwado. Unang menyadari bahwa batu tersebut fosil gajah purba setelah mendapat informasi dari salah seorang fotografer asal Jakarta.

"Katanya masyarakat sini banyak yang tidak tahu tentang fosil ini. Sehingga dimanfaatkan untuk batu akik dan lainnya, seperti meja dapur," ucap Dedy.

TACB Kabupaten Indramayu sudah melaporkan kepada Balar Bandung dan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Banten. Pihaknya akan menindaklanjuti ke Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran. (*)

 

Sumber: Detik.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post