Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Wapres Jusuf Kalla Mengagumi Nisya Sabyan

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Bloomberg/Dimas Ardian)

Lagu bergenre gambus relijius Nisya Sabyan mendapat apresiasi dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapres mengaku senang mendengarkan lagu-lagu Nisya Sabyan, bahkan di mobil terkadang Wapres mendengarkan lagu puji-pujian itu.

MAKASSAR-KABARE.ID: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku mengagumi lagu-lagu bergenre gambus relijius Nisya Sabyan yang sedang viral di media sosial.

"Saya juga selalu dengar itu, bagus lagu-lagunya dan langsung viral di bulan puasa sampai sekarang," ujar Wapres JK saat membuka dialog Kebangkitan Ekonomi Muslim di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/6/2018), dikutip antaranews.com.

Ia mengatakan, lagu-lagu bergenre gambus sebelumnya kurang diminati karena jagat musik Tanah Air didominasi lagu pop, rock, dan dangdut. Namun, kemunculan penyanyi muda Nisya Sabyan mampu menghentak banyak orang.

"Dulu itu lagu-lagu pop, rock, dan dangdut selalu diputar dan dinyanyikan banyak orang. Tapi, sekarang banyak orang sudah putar lagu-lagu gambus," katanya.
 

Nisya Sabyan. (Instagram)


Wapres JK sempat memantau melalui internet video lagu-lagu Nisya Sabyan di Youtube, yang telah ditonton lebih dari 150 juta orang. Wapres mengaku senang mendengarkan lagu-lagu Nisya Sabyan, bahkan di mobil terkadang Wapres mendengarkan lagu puji-pujian itu.

"Lagu Nisya itu puji-pujian sama Allah SWT, dalam lagu itu ada doa-doa. Lagu itu seakan mendekatkan kita kepada Allah SWT, ada yang artinya terima sembah sujudku, terimalah doaku dan terima sembah sujudku, izinkan aku bertaubat," ucapnya.

Dalam kesempatan itu pula, Wapres JK juga meminta kepada semua masyarakat, khususnya yang beragama Islam, agar bisa memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan ilmu pengetahuan dan perdagangan.

Ekonomi Islam harus bisa tumbuh dan melalui masjid kebangkitannya harus bisa menyejahterakan umat, demikian Wakil Presiden M. Jusuf Kalla. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post