Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Wali Kota Liverpool Menikmati Keindahan Surabaya

Wali Kota Liverpool Joe Anderson saat diarak naik reog. (Instagram/@its_aniks)

Wali Kota Lierpool Joe Anderson mengaku senang pada saat berkunjung ke Kota Surabaya. Bahkan ia mengaku sudah mengunjungi beberapa tempat yang dianggap penting di kota Pahlawan.

SURABAYA-KABARE.ID: Rombongan Wali Kota Liverpool Joe Anderson dan Wakil Wali Kota Liverpool Gary Millar tiba di Kota Surabaya pada Minggu (18/3) malam.

Setibanya di Jalan Tunjungan, rombongan langsung disambut sekitar sekitar 40 komunitas fotografi Surabaya dan beberapa pertunjukan di sepanjang jalan bersejarah itu, salah satunya gamelan.

Uniknya, gamelan yang didendangkan merupakan lagu-lagu berbahasa Inggris. Rombongan terlihat menikmati pertunjukan sembari berfoto ria.

Wali Kota Liverpool juga menyaksikan pertunjukan kesenian Reog Ponorogo. Istimewanya, dalam pertunjukan kali ini Wali kota diajak untuk menaiki kepala Reog.

Pada saat menikmati keindahan Jalan Tunjungan, Wali Kota Liverpool juga tampak ramah terhadap warga yang menyaksikan kunjungan itu dan melayani foto bersama dengan warga. Ia juga sempat berfoto di bawah papan nama jalan bertuliskan Tunjungan.

Kunjungan rombongan Liverpool ke Surabaya ini dijadwalkan untuk meningkatkan kerjasama sister city antara Kota Surabaya dengan Liverpool.

Joe Anderson, mengaku senang pada saat berkunjung ke Kota Surabaya. Bahkan ia mengaku sudah mengunjungi beberapa tempat yang dianggap penting di kota Pahlawan.

"Sangat bagus sekali. Ini pengalaman yang menarik bagi saya dan rombongan, terima kasih Surabaya," ujarnya Joe Anderson di Surabaya, Senin (19/3).

Sebelumnya Kepala Sub Bagian Kerja Sama Luar Negeri Pemkot Surabaya Yanuar Hermawan mengatakan, selama di Kota Surabaya, rombongan dari Liverpool ini akan mengikuti sejumlah acara yang telah dipersiapkan, seperti berkunjung ke Siola meninjau langsung CC room 112, UKM, Museum Surabaya dan Koridor.

"Rombongan ini pun akan berkunjung ke Taman Baca, mengunjungi sekolah inklusi dan lingkungan pondok sosial (Liponsos) di Keputih Surabaya," katanya.

Bahkan, kedua pimpinan kota ini juga dijadwalkan akan menandatangani MoU Sister City di Balai Kota Surabaya pada 19 Maret 2018.

Adapun bidang-bidang kerja sama Sister City yang terjalin kedua kota itu adalah pengembangan ekonomi kreatif, manajemen pelabuhan, pengembangan Kota Pintar, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. (*)


Sumber: Antara

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post