Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Wali Kota Bogor Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona sepulang dari Turki dan Azerbaijan dalam rangka kunjungan kerja. Kepastian Bima positif ini diketahui setelah hasil tes Covid-19 yang dilakukan pada Selasa (17/3) lalu keluar Kamis (19/3) sore.

BOGOR - KABARE.ID: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian mengapresiasi Wali Kota Bogor Bima Arya, yang menyatakan positif virus corona jenis baru atau Covid-19.

"Kita apresiasi sikap terbuka dari Wali Kota Bogor Bima Arya yang secara sukarela, dan dengan tenang mau mengumumkan secara terbuka ke publik bahwa yang bersangkutan positif terinfeksi Covid-19 dan dengan sukarela mengisolasi diri," kata Mendagri melalui keterangan tertulisnya, Jumat (20/3/2020).

Menurutnya, sikap terbuka seperti yang dilakukan Bima Arya, selaku kepala daerah dapat membuat masyarakat memahami pentingnya social distancing atau menjaga jarak sosial. Selain itu, mendorong masyarakat memperkuat ketahanan tubuh sebagai upaya mencegah penularan virus corona.

"Tentu kita doakan agar Pak Bima Arya, serta seluruh masyarakat yang terkena agar segera sembuh dan dapat menjalani perawatan medis dengan baik," katanya.

Mendagri menegaskan, di negara-negara maju, mereka yang terkena infeksi Covid-19 mau mengumumkan ke publik dan mengisolasi diri. Sehingga mereka mencegah efek penularan virus corona lebih lanjut.

Mendagri menuturkan, kesadaran keterbukaan ke publik atas status positif Covid-19 dapat menghambat penularan termasuk lewat orang-orang yang sebelumnya berinteraksi dengan yang bersangkutan.

Kendati demikian, meski Wali Kota Bogor dalam masa perawatan dan menjalani isolasi, roda pemerintahan dan pelayanan publik harus tetap berlangsung. Kepala daerah dapat menunjuk wakil wali kota untuk bertindak sebagai pelaksana tugas (plt) wali kota.

Hal ini diatur dalam Pasal 65 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pasal itu menyebutkan, dalam kondisi kepala daerah berhalangan menjalankan tugas, kepala daerah tersebut dapat menunjuk Wakil Wali Kota untuk bertindak sebagai Plt. Wali Kota.

Plt. Wali Kota menjalankan tugas dan kewenangan Wali Kota, baik secara parsial maupun secara keseluruhan. Penunjukan plt untuk menjaga agar fungsi pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berlangsung seperti biasa.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta agar warga Bogor selalu menjaga kesehatan, berhati-hati, serta menerapkan social distancing atau menjaga jarak sosial.

"Jaga jarak dan jaga diri. Tidak usah bepergian keluar rumah apabila betul-betul tidak mendesak," kata Bima Arya, dikutip dari unggahannya pada Jumat (20/3/2020).

Dia menegaskan bahwa  virus corona bisa menyerang siapa saja. Namun, dia mengatakan bahwa banyak juga yang sembuh dari penyakit tersebut. "Jadi tetap optimis namun selalu juga berhati-hati," katanya.

Bima Arya juga meminta doa kepada para masyarakat, serta mengungkapkan harapannya agar warga Bogor tetap terjaga kesehatannya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona sepulang dari Turki dan Azerbaijan dalam rangka kunjungan kerja. Kepastian Bima positif ini diketahui setelah hasil tes Covid-19 yang dilakukan pada Selasa (17/3) lalu keluar Kamis (19/3) sore.

"Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes SWAB yang menunjukkan positif Covid-19," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2020).

Saat ini Bima sudah dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Bogor. Sesuai protokol kesehatan, Bima akan dirawat selama minimal 14 hari ke depan.

"RSUD Bogor memang sejak jauh-jauh hari mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk mengantisipasi wabah Covid-19 di Kota Bogor," ujar Retno. (*)
 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post