Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Usai Keraton Agung Sejagat, Kini Muncul Sunda Empire

Belum lama berita heboh mengenai Keraton Agung Sejagat di Purworejo, kini muncul Sunda Empire yang diduga memiliki modus yang sama.

BANDUNG – KABARE.ID: Pemerintah Kabupaten Bandung saat ini sedang mendalami keberadaan kelompok tersebut. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, Imam Irianto menilai Sunda Empire memiliki kemiripan dengan Keraton Agung Sejagat.

"Ada kemiripan dengan Keraton Agung Sejagat, makanya akan kami dalami," kata Imam kepada wartawan di Pemkab Bandung, Jumat (17/1/2020).

Sekadar diketahui untuk kasus Keraton Agung Sejagat, polisi telah menangkap 'Raja' Toto Santoso (42) dan 'Permaisuri' Fanni Amidania (41). Toto dan Fanni telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenai pasal tentang Penipuan dan Perbuatan Onar.

Imam mengatakan Sunda Empire diduga menyebarkan paham terkait adanya harta peninggalan Presiden pertama Indonesia Sukarno atau Bung Karno. "Arahnya ke harta Bung Karno atau harta peninggalan kerajaan Sunda kuno," ujar Imam.

Selain itu, Imam menegaskan, aktivitas dilakoni Sunda Empire hampir sama dengan Keraton Agung Sejagat yang mengarah pada aksi penipuan. "Motifnya hampir sama dengan Keraton Agung Sejagat, paham yang disebarkan itu biasanya ada harta Bung Karno atau harta kerajaan Sunda kuno yang tersimpan di negara atau bank tertentu," tutur Imam.

Menurut dia, kelompok yang menyebarkan paham-paham seperti harta Bung Karno itu sering muncul dan berganti nama. "Namanya beda-beda, tapi background-nya itu-itu saja," ucapnya.

"Biasanya motifnya ekonomi yang melatarbelakangi kemunculan kelompok ini. Mereka mendekati warga kalangan menengah ke bawah, diberi harapan palsu dan akan mendapat harta besar," kata Imam menambahkan.

Pemkab Bandung mengimbau kepada masyarakat yang diajak gabung kelompok-kelompok seperti itu agar melaporkan segera ke aparat berwajib.

Sejauh ini, Pemkab Bandung belum menerima adanya informasi warga Kabupaten Bandung yang mengikuti kelompok Sunda Empire. "Belum ada laporan baik dari camat atau kades soal warga (di Kabupaten Bandung) yang mengikuti Sunda Empire," ujar Imam. (*)

 

Sumber: Detik.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post