Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

UOB Donasikan 50 Komputer untuk Pelajar Prasejahtera di Indonesia

Foto: Istimewa

UOB Indonesia meluncurkan program UOB My Digital Space untuk membantu kebutuhan komputer notebook bagi para siswa yang kurang beruntung agar dapat melanjutkan pembelajaran sekolah daring.

JAKARA – KABARE.ID: UOB Indonesia menyumbangkan 50 komputer notebook untuk membantu siswa-siswi yang kurang beruntung di enam kota sehingga dapat membantu mereka mengikuti kegiatan belajar secara daring akibat dampak pandemi COVID-19. 

Donasi ini merupakan bagian dari UOB My Digital Space, sebuah program edukasi yang diluncurkan untuk menjembatani kesenjangan digital pada anak-anak dengan latar belakang yang kurang beruntung dan membantu mereka terhubung pada kesempatan pembelajaran secara digital.

Melalui program ini, UOB Indonesia menyediakan perangkat belajar digital bagi para siswa/siswi yang terdiri dari komputer notebook baru serta program belajar daring dan juga memberikan pengayaan agar mereka dapat belajar selain dari kurikulum sekolah dan membantu pengembangan diri mereka secara jangka panjang.

UOB Indonesia berkolaborasi dengan Sekolah.mu, sebuah penyedia model pembelajaran campuran, untuk menominasikan 25 Sekolah Menengah Atas di enam kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar. 

Sekolah-sekolah terpilih akan menerima komputer notebook bagi dua orang siswa/siswi yang berprestasi untuk kurun wakltu dua tahun ke depan hingga mereka menyelesaikan bangku Sekolah Menengah Atas.

Sebagai tambahan, UOB Indonesia telah meluncurkan UOB Art Explorer, sebuah program regional yang dirancang untuk membantu siswa/siswi dan masyarakat dewasa di Indonesia untuk mempelajari mengenai seni visual dari rumah mereka secara langsung. Program ini menawarkan rangkaian lengkap sesi terapi seni (Art As Therapy) dan tutorial seni (Art At Home).

Art As Therapy yang diarahkan oleh Yoko Choi, seorang terapis seni profesional, adalah sebuah program yang dirancang untuk mempromosikan kesehatan mental dan pendekatan terhadap jiwa melalui eksplorasi seni. 

Yoko adalah seorang pemenang kompetisi UOB Painting of the Year Singapura tahun 2016, dengan penghargaan Most Promising Artist of the Year, dalam kategori Seniman Pendatang Baru.

Aktivitas Art at Home dari program UOB Art Explorer, yang menyajikan beragam tutorial yang dipandu oleh para seniman pemenang kompetisi UOB Painting of the Year seperti I Wayan Arnata pemenang UOB Painting of the Year Indonesia tahun 2017, penghargaan Bronze Award dari kategori Seniman Profesional, telah memungkinkan setiap orang lintas usia menciptakan karya seni mereka sendiri dengan menggunakan beragam teknik seni dan material yang tersedia di rumah seperti benang, pensil warna dan krayon. Tutorial-tutorial baru akan terus diluncurkan secara berkala hingga tahun 2022.

Maya Rizano, Head of Strategic Communications and Brand, UOB Indonesia, mengatakan UOB Indonesia, berkomitmen menjalankan peran untuk berkontribusi pada kemajuan negeri, mendampingi nasabah, kolega dan komunitas di mana UOB berada. 

"Dengan banyaknya siswa/siswi yang terdampak oleh pandemi dan penutupan sekolah secara sementara, kami ingin membantu mereka agar tetap terhubung melalui proses pembelajaran digital dan untuk menjembatani kesenjangan digital yang meluas bagi mereka yang kurang beruntung," ujar Maya. 

"Melalui UOB My Digital Space, kami akan membantu siswa/siswi Indonesia untuk terus belajar dengan memberikan akses yang setara melalui perangkat digital. Lebih lanjut, melalui Art Explorer, kami bertujuan menginspirasi kreatifitas dan mempromosikan kesehatan mental melalui seni, khususnya saat ini di masa isolasi dan ketidakpastian," tandasnya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post