Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Uniknya Candi Sukuh, Candi yang Mirip Situs Peradaban Kuno Meksiko

Candi Sukuh di Desa Tambak, Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. (Foto: Instagram @wisata_soloraya)

Candi Sukuh pertama kali ditemukan oleh seorang bernama Johnson pada era pemerintahan Britania Raya pada tahun 1815.

JAKARTA – KABARE.ID: Indonesia diakui UNESCO sebagai negara multi etnis terbesar di dunia. Dalam sejarah, Indonesia pernah diwarnai oleh kehadiran kerajaan-kerajaan bercorak Hindu, Budha, Kristen dan juga Islam.

Hingga sekarang bukti peninggalan kerajaan – kerajaan tersebut masih bisa kita saksikan, khusunya kerajaan bercorak Hindu dan Budha. Seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang telah terdaftar sebagai warisan budaya UNESCO.

Indonesia memiliki banyak sekali peninggalan candi yang masih utuh. Diantara semua candi, ada satu yang paling unik, yaitu Candi Sukuh atau Candi Saru di kabupaten Karanganyar.

Candi Sukuh merupakan sebuah kompleks candi yang bercorak Hindu. Dilansir dari keterangan resmi Kemenparekraf RI, Jumat (15/11/2019), candi ini pertama kali ditemukan oleh seorang bernama Johnson pada era pemerintahan Britania Raya tahun 1815.

Candi Sukuh juga memiliki julukan lain, yaitu Candi Saru. Dikatakan demikian karena candi ini memiliki relief dan arca yang terkesan vulgar. Kata “saru” dalam bahasa Jawa berarti “jorok” atau “seronok”.

Pada kompleks candi ini kita bisa menemukan sebuah patung yang menggambarkan secara jelas alat kelamin pria, juga relief-relief yang menceritakan hubungan persenggamaan.

Tak hanya unik dari segi cerita yang diceritakan dalam relief, Candi Sukuh juga memiliki keunikan lainnya, yaitu bentuknya yang tak lazim dari kebanyakan candi yang ada di Jawa Tengah. Candi Sukuh ini bahkan cenderung mirip dengan situs candi milik peradaban suku Maya kuno yang ada di Meksiko.

Keunikan lainnya adalah, candi ini dibangun tidak menghadap ke arah terbitnya matahari, melainkan ke arah barat. Dari segi arsitektur pun tak seperti candi besar lainnya di tanah Jawa yang menyimbolkan Gunung Semeru, melainkan memiliki puncak piramida yang terpotong. Selain itu terdapatnya teras bertingkat dengan satu anak tangga yang berada di tengah, serta sejumlah monolit dan patung besar yang mengelilinginya.

Tak perlu merogoh kocek dalam untuk bisa menikmati keunikan dari Candi Sukuh. Kita cukup membayar tiket masuk seharga Rp7 ribu per orang. Secara administratif, Candi Sukuh berlokasi di Desa Tambak, Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post