Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Tujuh Perusahaan Indonesia Ikut Pameran Horecava di Belanda

Foto: Kementerian Luar Negeri

Sinergi antara pemerintah dan swasta untuk terus mempromosikan produk makanan dan minuman Indonesia di Belanda terlihat pada ajang pameran Horecava yang berlangsung pada 7-10 Januari 2019.

BELANDA-KABARE.ID: Pameran Horecava 2019 merupakan platform pameran untuk produk makanan dan minuman di Belanda.

Tujuh perusahaan Indonesia menampilkan produk yang beragam di paviliun Indonesia mulai dari produk olahan kelapa, teh, ubi, cokelat, kopi, mie, jamu, dan sebagainya.

“Pasar Food and Beverage products Indonesia di Belanda masih sangat mendominasi. Mengingat Indonesia punya sejarah yang panjang dengan Belanda. Sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa makanan Indonesia sangat mempengaruhi tren makanan di Belanda,” ujar Dubes Puja saat membuka Paviliun Indonesia di RAI Amsterdam, 7 Januari 2019.

Ia menambahkan, banyaknya restoran Indonesia di Belanda serta diaspora dan mahasiswa Indonesia di Belanda merupakan captive market yang cukup besar bagi pemasaran produk Indonesia di Belanda.

Sebagai informasi bahwa ekspor Indonesia ke Belanda untuk miscellaneous food mencapai USD 10,3 juta pada periode Januari-Oktober 2018 atau mengalami peningkatan sebesar 21,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ekspor ini menunjukkan angka yang positif yakni 41,7% selama periode 5 tahun berturut-turut.

Oleh karenanya, kata Dubes Puja, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi Indonesia untuk berpartisipasi dan memanfaatkan pameran Horecava sebagai ajang promosi sekaligus berkompetisi untuk memenangkan pasar produk makanan dan minuman di Belanda yang trennya terus berkembang dari tahun ke tahun.

Pada Horecava 2019 ini, KBRI Den Haag juga menggandeng salah satu perusahaan Indonesia yang bergerak di industri coklat dalam rangka memanfaatkan posisi Belanda sebagai World's Main Importer untuk biji coklat dan nomor dua dunia untuk cocoa grinder.

Dubes Puja menambahkan, nilai impor Belanda untuk biji coklat dari dunia menunjukkan rata-rata pertumbuhan yang terus meningkat yakni sebesar 6%.

“Saya optimis bahwa keikutsertaan Indonesia pada pameran Horecava 2019 yang berlangsung selama 4 hari ini dapat menghasilkan transaksi dagang yang signifikan,” ujar Dubes Puja.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini akan meningkatkan permintaan pasar Eropa terhadap produk makanan dan minuman Indonesia. Sehingga akan meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Belanda sekaligus meningkatkan nilai surplus perdagangan Indonesia dengan Belanda. (bas) 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post