Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Tubuh Sonik Perwujudan Artistik Tubuh dengan Gelombang Suara

Multiple exposure dari penari beraksi bertajuk "Untitled 2015" pada hari kedua rangkaian IDF 2016, di Teater Luwes kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (02/11). (Antara Foto/Rosa Panggabean)

Pada tahun ke-13 festival tari tertua di Asia IDF 2016 mengambil tema Tubuh Sonik, yang akan membicarakan bagaimana perwujudan artistik tubuh dikombinasikan dengan gelombang suara dan dimensi-dimensinya.

Jakarta - Festival tari internasional Indonesia Dance Festival (IDF) 2016 yang resmi di buka pada Selasa, (01/11) akan berlangsung hingga 5 November ini menampilkan berbagai seniman ternama dari berbagai negara, mulai dari Australia, Korea Selatan, Burkina Faso, hingga Belanda. Pagelaran yang dibuka di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Selasa malam (01/11) ini melanjutkan tradisinya sebagai festival tari tertua di Asia.

Pada tahun ke-13 ini, IDF 2016 membawa sebuah tema besar, yaitu Tubuh Sonik. Tema ini akan membicarakan bagaimana perpaduan perwujudan artistik tubuh dikombinasikan dengan gelombang suara dan dimensi-dimensinya. Sehingga kedua unsur besar ini saling mempengaruhi satu sama lain dan menemukan wujud baru dalam karya yang diwujudkan.

“Kami bahagia masih bisa menyelenggarakan acara ini dan menjadi wadah bagi para seniman dan masyarakat untuk bertemu, berdialog, berinteraksi, menjelajahi dan bertukar pengalaman untuk saling memahami,” ujar Direktur Program IDF, Maria Darmaningsih di Jakarta, Selasa (01/11).

Selain pertunjukan tari, di IDF kali ini juga digelar workshop penulisan kritik tari dalam perspektif jurnalistik, serta master class yang diberikan oleh koreografer dan seniman. Selain itu juga akan ada diskusi dan lokakarya bagi koreografer muda, serta penghargaan terhadap tokoh yang memberikan kontribusi besar di pengembangan tari Tanah Air.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post