Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Transaksi Tarik Tunai Kartu Keluarga Sejahtera Bisa di ATM

Menko PMK Puan Maharani bersama Mensos Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga penerima PKH di Jakarta, Kamis (17/11). (Antara Foto/Muhammad Adimaja)

Program Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai kepada Program Keluarga Harapan tersebut bertujuan untuk menghindari potongan liar saat proses pemberian bantuan, selain itu program tersebut diharapkan dapat mengajak penerima PKH agar mulai belajar menabung.

Jakarta - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani memberikan Program Bantuan Sosial Non-Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) 2016 kepada 1.000 warga yang masuk dalam PKH di gedung Aneka Bakti, Jakarta, Kamis (17/11).

1.000 warga yang menerima PKH ini diberikan simbolis dari dua kecamatan di sekitar Kementerian Sosial RI, yaitu kecamatan Senen dan kecamatan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.

Mensos Khofifah mengatakan, bantuan sosial PKH atau KKS ini akan dibuatkan dengan sistem dompet elektronik (e-Wallet). Di mana sistem tersebut bisa digunakan juga dalam bentuk ATM di empat bank negara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN.

"Ini sistemnya e-Wallet, mereka juga bisa gunakan sebagai ATM nantinya. Kita ajarkan mereka menabung juga, misal top-up Rp100 ribu, belanjanya tidak habis nominal itu kan bisa bertahan. Kalaupun ditambahkan top-up nantinya juga terakumulasi," ujar Mensos Khofifah di Jakarta, Kamis (17/11).

Seperti diinfokan, sebelumya bantuan penyaluran bantuan sosial non-tunai PKH juga sudah dilakukan di 38 Kabupaten kota di seluruh Indonesia. Adapun target sampai akhir tahun 2016 adalah bisa diberikan ke 68 kabupaten di Indonesia.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post