Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Tradisi Indonesia dalam Buku dan Pameran Foto di Rusia

Tradisi Indonesia dalam buku dan pameran foto di Rusia. (Foto: dok. KBRI Moskow)

Keanekaragaman budaya Indonesia, berikut keindahan alamnya menjadi daya tarik Sergey Kovalchuk, seorang fotografer dan traveler asal Rusia untuk membuat pameran foto bertajuk “Indonezia. Territoria Vekovykh Traditsii” atau Indonesia. The Territory of Ancient Traditions.

RUSIA-KABARE.ID: Pameran foto itu digelar di State Museum of Oriental Art, salah satu museum di pusat kota Moskow, Rusia. Pameran berlangsung selama 19 hari dari tanggal 29 Mei hingga 16 Juni 2019.

Sejumlah foto koleksinya dipamerkan dengan ukuran cukup besar, 300 x 208 cm dan 208 x 140 cm yang menghiasi taman Museum tersebut. Pengunjung dapat langsung melihat dengan jelas foto-foto yang menarik ini walau dari jarak yang agak jauh.

Di antara foto-foto tersebut ada yang menggambarkan tradisi lompat batu di Nias, perayaan Idul Fitri, pertunjukan kesenian Bali, tradisi masyarakat Papua, Pacu Jawi atau balapan sapi Minangkabau, dan lainnya.

Sergey Kovalchuk tidak hanya memamerkan hasil karyanya dalam pameran, ia juga mengabadikannya dalam sebuah buku koleksi dengan judul yang sama. Buku setebal 484 halaman itu memuat sekitar 700 foto yang dilengkapi dengan keterangan pada setiap fotonya.​

Melalui buku tersebut, Sergey Kovalchuk ingin menyampaikan kepada pembaca mengenai koleksi fotonya tentang tradisi perayaan, ritual, upacara adat, perlombaan dan pertunjukan, tarian dan musik, serta kehidupan masyarakat Indonesia.

Sergey Kovalchuk sudah beberapa kali berkunjung dan blusukan ke berbagai wilayah Indonesia dari ujung barat pulau Sumatera hingga timur pulau Papua. Ia pertama kali ke Indonesia pada tahun 2010, dan sejak itu ia mencintai keindahan Nusantara. Terhitung sejak 2010 hingga 2019, ia bersama timnya sudah belasan kali keliling berbagai wilayah Indonesia mempelajari budaya, tradisi dan mengabadikannya melalui jepretan foto-foto.

“Indonesia adalah negara yang sangat penting. Saya sangat menyukai Indonesia,” kata Sergey Kovalchuk dalam acara pembukaan pameran dan peluncuran bukunya, seperti dikutip Kabare dari keterangan resmi KBRI Moskow, Jumat (31/5).

Sergey Kovalchuk menjelaskan bahwa pembuatan buku ini membutuhkan proses yang cukup panjang, termasuk diskusi dengan tim dan sejumlah pihak lainnya. Berbagai gagasan muncul, namun akhirnya tertuju pada tradisi masyarakat Indonesia yang masih ada dan terlestarikan. Oleh karena itu, buku tersebut diberi judul “Indonesia. The Territory of Ancient Traditions”.  

Dubes Wahid dalam sambutan pembukaan pameran dan peluncuran buku Sergey Kovalchuk mengatakan Indonesia adalah negara yang unik dengan keanekaragaman budaya dan tradisi. Apa yang disaksikan di sini adalah sisi lain dari tradisi Indonesia, katanya.

Ia mendukung upaya Sergey Kovalchuk dalam penyelenggaraan pameran foto tentang Indonesia di Rusia. Kegiatan ini dapat lebih memberikan pemahaman budaya dan tradisi Indonesia kepada masyarakat Rusia. “Pameran foto ini merupakan momen yang sangat bagus untuk memulai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia tahun 2020. Saya juga mengundang Sergey Kovalchuk untuk memamerkan hasil karyanya pada ajang Festival Indonesia tanggal 1-4 Agustus tahun ini di Moskow,” kata Dubes Wahid.

Setelah di State Museum of Oriental Art, pameran foto itu rencananya akan diselenggarakan di All-Russia Exhibition Centre, Moskow tanggal 19 Juni-7 Juli 2019.​ (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post