Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Tiga Warung Mie Aceh Legendaris di Tanah Rencong

Mie Aceh. Foto: Pesona.travel

Sekarang warung mie Aceh bisa ditemukan di banyak kota di Indonesia. Namun, bagaimana rasanya jika makan mie Aceh langsung di kota asal makanan tersebut? Tentu lebih menarik, dan rasanya dijamin lebih otentik.

JAKARTA – KABARE.ID: Mendengar kata “mie Aceh” pikiran langsung terbayangkan citarasanya yang kaya. Nah, jika Anda sedang berada di Aceh, berikut adalah tiga daftar warung mie Aceh terkenal yang ada di tanah rencong.

Mie Turis

Warung mie satu ini terletak di Jl. Peurada, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Masyarakat setempat mengatakan bahwa Mie Turis adalah salah satu warung yang memiliki mie Aceh dengan rasa yang nikmat.

Anda dapat memilih beragam jenis mie, mulai dari kering, basah hingga kuah. Tak hanya itu, Anda juga dapat memilih topping, mulai dari udang, daging sapi, hingga kepiting.

Warung mie satu ini buka dari pukul 11.00 siang hingga 23.00 malam. Tapi, tergantung ketersediaan bahan bakunya juga. Jika sudah habis sebelum waktu tutup, Mie Turis pun akan tutup lebih cepat.

Mie Razali

Bisa dibilang, Mie Razali adalah warung mie Aceh legendaris di tanah rencong. Bagaimana tidak, warung ini sudah beroperasi sejak tahun 1960-an. Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Meski sudah berganti generasi, rasa yang dihadirkan di warung ini tetap terjaga kelezatannya.

Tak hanya ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat, Mie Razali juga sering jadi incaran wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Jika berminat mencoba kelezatan mie Aceh di warung ini, datang saja ke Jl. Panglima Polim No. 83-85, Peunayong, Kota Banda Aceh. Serupa dengan Mie Turis, Mie Razali juga buka dari pukul 11.00 siang hingga 23.00 malam.

Mie Aceh Simpang Lima

Bukan tanpa alasan mengapa warung ini dinamakan Mie Aceh Simpang Lima. Menurut masyarakat setempat, dulunya warung ini berada di simpang lima sebuah jalan. Kini lokasi penjualan mie Aceh ini telah telah pindah ke Jl. Teuku Cik Ditiro, Banda Aceh.

Rasa mie Aceh yang disuguhkan di warung ini tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Rasa pedas dan rempah yang kuat menjadi andalan warung mie satu ini.

Satu hal yang membuat Mie Aceh Simpang Lima berbeda dengan warung mie Aceh pada umumnya adalah pada topping kepitingnya. Jika kebanyakan warung hanya menyajikan suwiran daging kepiting, di warung satu ini, mie Aceh disuguhkan dengan satu ekor kepiting utuh.

Mie Aceh Simpang Lima buka dari pukul 10.00 pagi hingga 23.00 malam, tapi tidak menutup kemungkinan tutup lebih cepat jika sudah habis sebelum waktunya.

Nah jika Anda sedang berlibur ke Aceh, jangan lewatkan untuk mencoba ketika warung makan mie Aceh tersebut, ya! (*)

 

Sumber: Pesona.travel

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post