Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Terinspirasi Covid, Perajin Batik di Pesisir Selatan Buat Batik Motif Korona

Batik Korona buatan perajin batik Pesisir Selatan, Sumbar (Antara)

Melalui Batik Korona, Dewi mengisyaratkan pesan ke seluruh masyarakat, agar bersama-sama melawan COVID-19, mereka yang terpapar dan para penyintas mesti bangkit.

PESISIR SELATAN - KABARE.ID: Pandemi Covid-19 ternyata menjadi inspirasi bagi perajin batik di Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), dengan membuat batik bermotif virus corona.

Pembuat batik motif Korona, Dewi Hapsari Kurniasih mengatakan, motif Korona tersebut ia sempurnakan ketika ia menjalani isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19.

"Kesibukan membuat batik dimaksud untuk menghilangkan rasa jenuh selama menjalani isolasi, sekaligus sebagai cara untuk memotivasi diri agar segera cepat pulih," ujar Dewi sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (20/1/2021).

Melalui Batik Korona, Dewi mengisyaratkan pesan ke seluruh masyarakat, agar bersama-sama melawan COVID-19, mereka yang terpapar dan para penyintas mesti bangkit. 

"Warna kinclong di motif batik merupakan simbol semangat untuk semua," jelasnya.

Motif batik korona ini mendapat apresiasi dari Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni secara langsung. Selain mempunyai makna yang mendalam, motif batik korona juga dikatakan Hendrajoni memiliki keunikan tersendiri. 

"Batik Korona ini motifnya unik, dan keunikannya akan dijual ke wisatawan sebagai oleh-oleh," kata Hendrajoni.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni mengungkap bahwa dunia perbatikan di daerah setempat tengah berkembang sejak empat tahun terakhir.

Tiga kecamatan dari 15 kecamatan yang ada sudah terdapat rumah produksi batik, yakni Bayang Utara, IV Jurai, dan Lunang.

"Lebih dari 150 perajin aktif memproduksi batik di tiga kecamatan itu, dan kami terus mendorong agar mereka terus berkarya," katanya. (*)



 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post