Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Tari Nusantara "Menghentak" Kota New York

Ilustrasi: Tari Nusantara. (IST)

Tarian Nusantara berhasil “menggetarkan” kota New York di Amerika Serikat dalam gelaran Indonesian Street Festival (ISF) ke-5 tahun 2019.

AMERIKA – KABARE.ID: Tahun ini ISF 2019 menampilkan tarian nusantara dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara dan Bali. Tarian itu dipadukan dengan musik jazz, kecak dan gamelan dari Balawan dan Batuan Ethnic Group. Dikutip dari keterangan resmi KJRI New York, sebanyak 7.000 warga New York memadati arena pageralaran ISF yang diselenggarakan di 68th street Manhattan.

Kerumunan pengunjung baik diaspora Indonesia dan warga New York terus memenuhi jalanan saat penampilan Berklee Indonesian Ensemble (BIE). Kelompok musik ini membawakan komposisi-komposisi lagu daerah Indonesia dalam nuansa jazz dan diakhiri dengan kolaborasi bersama Balawan. Penonton juga diajak untuk menari Poco-poco dan Goyang Maumere Jazz.

Indonesian Street Festival adalah puncak peringatan HUT RI ke-74 yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal RI dan Diaspora Indonesia di New York. Kegiatan ini juga menjadi selebrasi bersama 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat. Berbagai unsur perpaduan budaya Indonesia dan Amerika Serikat disajikan untuk memeriahkan selebrasi yang bertajuk "Seventybration - Celebrating Diversity, Partnership and Prosperity".

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Mahendra Siregar dalam pembukaan festival itu menyampaikan bahwa ISF New York yang bermula dari pesta rakyat telah menjadi kegiatan promosi Indonesia yang besar. “Melalui festival ini, masyarakat Amerika Serikat dapat lebih mengenal Indonesia dengan lebih baik sehingga hubungan antara kedua negara semakin erat kedepannya,” demikian Dubes Mahendra.

Pesan penguatan persahabatan kedua negara melalui kegiatan kebudayaan ISF 2019 juga disampaikan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dubes Dian Triansyah Djani dan perwakilan Walikota New York Mr. Jumanee D. Williams.

ISF tahun 2019 ini juga dihadiri oleh kalangan diplomatik baik dari Konsul Jenderal asing maupun Duta Besar asing pada misi PBB dan diaspora Indonesia dari berbagai kota. “Senang sekali bisa ikut Indonesian Street Festival New York”, ungkap Paskalis Kaipman, mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Washington DC. Ia mengaku sengaja menempuh 6 jam perjalanan dengan bis dan menginap semalam di New York untuk menghadiri acara tersebut.

Sebanyak 31 booth dan vendor kuliner, fashion batik dan arts, memuaskan dahaga pengunjung terhadap hidangan otentik dan seni budaya Indonesia.

Acting Konsul Jenderal New York Yohannes Jatmiko menyampaikan bahwa setiap tahun ISF New York selalu tampil dengan sajian yang berbeda dan memadukan unsur-unsur Indonesia dan Amerika baik dari pentas seni hingga dekorasi panggung dan seluruh booth vendor. “Namun demikian satu hal yang selalu hadir adalah perlombaan HUT RI  seperti lomba makan krupuk dan sebagainya,” ujarnya. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post