Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Tari Indonesia Pukau Publik Kamboja

Ilustrasi: Tari Pa’duppa. (Foto: satu-indonesia.com/ Muhammad Abrar Manaf)

Pertunjukan tari Indonesia di festival internasional the 5th River Festival, Kamboja mendapat apresiasi langsung dari Perdana Menteri Hun Sen. Pujian terseut bukanlah yang pertama, sebelumnya tim Indonesia juga dipuji kala tampil di ajang Sea Festival pada Desember 2018.

KAMBOJA-KABARE.ID: Tim Kesenian Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menampilkan Tari Penyambutan “Marellau Pammase Dewata” dan Tari “Pattenung” di festival internasional the 5th River Festival, di Kampong Chhnang, Kamboja, pada Sabtu (16/3) malam.

Pertunjukan kedua tari itu diiringi dengan life music, kostum yang gemerlap dan sarung tenun khas Sidrap yang memikat. Bahkan Perdana Menteri Hun Sen sampai mengapresiasi langsung partisipasi Tim Kesenian Indonesia melalui pidatonya saat membuka festival tersebut.

Pujian untuk tim Indonesia yang dilontarkan oleh PM Hun Sen bukanlah yang pertama. Sebelumnya tim Indonesia juga dipuji saat tampil di ajang Sea Festival pada Desember 2018.

Baca juga: KBRI Lima Buka Kursus Gamelan Bali

Tim kesenian dari daerah yang merupakan salah satu lumbung padi nasional tesebut, terdiri dari 7 penari, 8 pemain musik kecapi, suling, kendang, biola dan 3 vokalis.

Mereka hadir di Kamboja setelah menempuh perjalanan lebih dari 15 jam dari wilayah Sidrap yang berlokasi sekitar 180 Km dari Makassar, Ibukota Sulawesi Selatan, demi memperkenalkan seni tari dan budaya Indonesia.

Kunjungan mereka ke Kamboja merupakan bagian dari kegiatan Update from the Region dan Safari Budaya yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan dan​ Kebudayaan Sidrap, Nurkanaah.

Baca juga: Gamelan Puspa Sari Kembali “Hidup” Setelah Tidur 20 Tahun

Selain tim kesenian Sidrap, Pusat Kebudayaan Indonesia di Kamboja (Pusbudi Nusantara) juga tampil memukau melalui persembahan tarian atraksi 7 mangkok (Tor Tor Cawan Sipitu) dari Sumatera Utara.

Pada acara penutupan yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Kamboja, Minggu (17/3) malam, Indonesia kembali menampilkan pertunjukan kesenian tari-tarian dan simfoni kecapi dari Sidrap serta pertunjukan Kolintang oleh Pusbudi Nusantara.

“Indonesia merupakan satu-satunya negara asing yang tim keseniannya hadir pada acara pembukaan dan penutupan River Festival yang disaksikan oleh ratusan ribu pengunjung,” ungkap Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng dalam keterangan resmi KBRI Phnom Penh pada 18 Maret 2019.

Lebih lanjut Dubes Sudirman mengatakan bahwa KBRI akan senantiasa memanfaatkan momentum acara nasional di Kamboja untuk mempromosikan Indonesia. “Kami juga meng-engage berbagai pihak terkait di Indonesia untuk mendukung upaya promosi ini,” kata Dubes Sudirman.

Baca juga: Pelukis Indonesia Raih Penghargaan di Simposium Seni Yordania

Selain promosi budaya, untuk kedua kalinya, Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan River Festival tersebut. Melalu kerja sama dengan distributor produk Indonesia di Kamboja, tiga booth Indonesia hadir di lokasi VIP guna mempromosikan berbagai produk makanan Indonesia.  

Buah salak yang ditampilkan semakin menjadi primadona berbagai kalangan di Kamboja. Begitu juga mie instan, kopi, susu, biskuit, dan makanan lainnya. Booth Indonesia bahkan mendapat kehormatan karena dikunjungi oleh PM Hun Sen, duta besar negara asing, dan jajaran pejabat tinggi Kamboja. “You are a very active Ambassador, you are everywhere,” puji salah satu pejabat tinggi Kamboja saat mengunjungi booth Indonesia.

The 5th River Festival tahun 2019 yang bertema ‘River: Connecting Peace, People and Tourism’ ini, menampilkan kegiatan budaya dan olahraga, termasuk penanaman pohon, seminar, pameran produk pariwisata dan Khmer, serta pameran dagang yang diikuti oleh negara asing selain Indonesia seperti Thailand dan Vietnam. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post