Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Synthesis Bangun Kawasan Perumahan di Tangerang Selatan

Synthesis Development dan PT Anugerah Efod Sempurna akan bangun kawasan hunian di wilayah Tangerang Selatan. (dok. Synthesis)

Synthesis Development sedang menyiapkan kawasan perumahan di wilayah Tangerang Selatan. Proyek terbaru ini akan bekerjasama dengan PT Anugerah Efod Sempurna, mengusung hunian rumah tapak berkonsep “becoming simple”.

JAKARTA-KABARE.ID: Budi Yanto Lusli, selaku President Director Synthesis Development mengatakan, beberapa kalangan tetap memiliki minat terhadap rumah tapak dan seiring dengan perkembangan gaya hidup masyarakat, kebutuhan terhadap penyediaan hunian yang ramah teknologi meningkat.

“Publik semakin memiliki kesadaran untuk memilih tempat tinggal dan kawasan hunian yang aman, nyaman, modern, serta didukung teknologi yang mampu membuat aktivitas hidup semakin simple,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kabare.id, belum lama ini.

Budi menyampaikan, melalui kerja sama ini, kedua perusahaan ingin mewujudkan konsep becoming simple dalam kawasan hunian yang dikembangkan di Jl. Purnawarman, Ciputat, Tangerang Selatan untuk menunjang gaya hidup masyarakat yang beraktivitas di kota besar seperti Jakarta.

Iwan Oesef, Direktur Utama PT Anugerah Efod Sempurna, mengatakan, pemilihan Tangerang Selatan sebagai pilihan pembangunan karena kota ini memiliki market yang menjanjikan dalam investasi di sektor perumahan.

“Kolaborasi dengan Synthesis Development merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup terutama dalam bidang hunian. Karena lokasi hunian ini dekat dengan pusat bisnis Jakarta, Jl. TB Simatupang dan akan mudah dijangkau menggunakan mass transport (MRT),” ujarnya.

“Selain itu kami memilih kawasan Tangerang Selatan karena kawasan ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang diprediksi akan semakin meningkat pesat dan memiliki potensi kuat menjadi kota perdagangan, jasa dan perumahan. Kami pun bersama Synthesis Development sepakat segera membangun kawasan hunian tersebut pada tahun 2019,” Imbuh Iwan. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post