Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Sultan HB X Resmikan Peluncuran JIFFINA 2017

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X memberikan sambutan di Peluncuran JIFFINA 2017. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X berharap DIY segera menjadi kawasan industri kayu di Tanah Air. Mengingat ekspor mebel dan kerajinan memberi konstribusi signifikan dibanding komoditas lain. Yogyakarta memiliki potensi dan sumber daya yang lebih untuk industri kayu.

Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta  Sri Sultan HB X membuka pembukaan Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2017 di Yogyakarta, Selasa (27/12) malam. Perhelatan furnitur dan kerajinan tingkat internasional tersebut ditargetkan dikunjungi 4 ribu pembeli dari berbagai belahan dunia guna mengenalkan produk lokal berkualitas internasional.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan, produk mebel dan kerajinan Indonesia mempunyai keunggulan dan daya saing di dunia global. Namun, jika dilihat dari angka perdagangan furnitur, China selalu mendominasi. Padahal China adalah importir terbesar bahan baku kayu dan rotan dari Indonesia.

"Pameran JIFFINA ini diharapkan mampu mendorong kebangkitan industri mebel dan kerajinan sebagai bagian dari industri kreatif dunia," ujar Sultan di Yogyakarta, Selasa (27/12).

Sultan menambahkan, JIFFINA 2017 di Yogyakarta juga menjadi momentum persiapan beroperasinya bandara baru di Kulonprogo. “Jadi, setelah bandara tersebut beroperasi, para pelaku usaha di bidang furnitur dan kerajinan akan menjadi stakeholder yang menentukan bagi arus ekspor-impor di Yogyakarta. Sebab, Yogyakarta mempunyai prasyarat bagi tumbuhnya industri mebel dan kerajinan sebagai penyumbang ekspor terbesar setelah tekstil dan kulit olahan,” pungkasnya.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post