Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Soal Revisi UU KPK, Presiden Jokowi: Jangan Sampai Ganggu Independesi KPK

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai membuka CAFEO37, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9) pagi. (Foto: Rahmat/Humas Setkab)

Soal revisi UU KPK yang diajukan oleh DPR RI, Presiden Jokowi menegaskan, jangan sampai ada pembatasan-pembatasan yang tidak perlu sehingga independensi KPK jadi terganggu.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru menerima Daftar Isian Masalah (DIM) Revisi UU KPK dan sedang mempelajarinya sebelum menyampaikan keputusan pemerintah.

“Kita baru lihat DIM-nya dulu. Nanti kalau Surpres (Surat Presiden) kita kirim (ke DPR), besok saya sampaikan,” kata Jokowi usai menghadiri Pembukaan CAFEO ke-37, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9) pagi.

Kendati demikian, Jokowi menegaskan jangan sampai juga ada pembatasan-pembatasan yang tidak perlu sehingga independensi KPK jadi terganggu. Karena itu, ia akan mempelajari DIM Revisi UU KPK itu satu per satu.

“Nanti baru disampaikan, kenapa ini ya kenapa ini tidak, karena tentu ada yang setuju dan ada yang tidak setuju,” kata Jokowi.

Mengenai apakah dirinya minta pendapat pihak lain dalam membahas draf Revisi UU KPK, Jokowi mengatakan, telah meminta pendapat dari para pakar dan kementerian.

Saat ditanya apakah pembahasan Revisi UU KPK itu bisa diselesaikan oleh DPR RI yang akan berakhir masa tugasnya 30 September ini, Jokowi menjawab singkat. “Itu urusan DPR,” pungkasnya. (*/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post