Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

“Sinting” Alat yang Bisa Ubah Kebisingan Menjadi Energi Listrik

Mahasiswa dan dosen Universitas Diponegoro berfoto bersama alat temuan "Sinting". (Foto: Undip)

Alat yang diberi nama “Sinting” (Sound Energy Harvesting) itu mampu mengubah kebisingan di udara menjadi energi listrik.

JAKARTA-KABARE.ID: Sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) berhasil membuat alat yang bisa mengubah kebisingan di udara menjadi energi listrik. Alat yang diberi nama “Sinting” (Sound Energy Harvesting) itu dikembangkan oleh Rifki Rokhanudin, Ragil Adi Nugroho dan Yudha Cindy Pratama.

Dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare, Senin (22/7), Rifki selaku ketua tim mengaktakn bahwa selama ini kebisingan di bandara belum dimanfaatkan dan dibiarkan terbuang percuma. Berlatar belakang dari kondisi tersebut, mereka merancang alat tersebut melalui hibah penelitian Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta.

“Cara kerja alat ini adalah kebisingan ditangkap oleh reflektor parabola kemudian difokuskan pada sistem tranduser yang kemudian memicu terjadinya induksi elektromagnetik. Dari induksi elektromagnetik inilah dihasilkan energi listrik,” tulis keterangan resmi tersebut. 

Alat ini mampu menghasilkan tegangan mencapai 11,14 volt pada intensitas suara dari kebisingan sebesar 108,4 dBA.

Perancangan alat ‘Sinting” membutuhkan waktu selama kurang lebih tiga bulan, dilakukan di Laboratorium Fisika Elektronika dan Instrumentasi Undip dengan bantuan dosen pembimbing Dr. Catur Edi Widodo, M.T.

Rifki berharap alat tersebut dapat dikembangkan dalam skala implementasi dan dipasang di beberapa bandara di Indonesia. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post