Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Simbol Kebersamaan, Guru dan Siwa di Wasior Makan Bersama Beralaskan Daun Pisang

Foto: Kabartimur.com

Beralaskan daun pisang sebagai pengganti piring, menu yang disantap para guru dan siswa di Wondama itu berupa nasi, ikan asin, dan sayur urap.

WASIOR – KABARE.ID: Para guru di Kabupaten Teluk Wondama, papua Barat merayakan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI dengan menggelar makan bersama siswa, di Taman Masasoya Topai Wasior, Selasa (26/11/2019). Sebelum makan bersama, acara diawali dengan jalan santai dari situs rohani Bukit Aitumeiri menuju Taman Masasoya Topai.

“Dengan kegiatan ini, kami para guru di Teluk Wondama ingin menunjukkan kebersamaan kami sebagai guru. Satu senang semua senang, satu sakit semua sakit. Kami mau menunjukkan bahwa guru masih ada dan akan terus mengabdi untuk Wondama,” ujar Frengki Semboari, guru SMPN Wasior selaku koordinator acara.

Wakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Indubri saat melepas rombongan jalan santai menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada para guru dan tenaga pendidikan yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak – anak Wondama selama ini.

Indubri berharap, meskipun banyak persoalan para guru tetap setia memberikan layanan pendidikan dan terus melakukan pembaharuan positif agar sektor pendidikan di Wondama semakin maju dan berkualitas.

“Saya berharap ada perubahan – perubahan yang baik bagi dunia pendidikan Wondama. Saya juga berharap, talenta – talenta dari bapak ibu sekalian itu dipakai untuk memoles pendidikan di daerah ini,” kata Indubri.

Adapun perayaan Hari Guru Nasional yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 25 November diundur sehari karena bertepatan dengan pelaksanaan Forum Daerah Khusus dan Pameran Otonomi Khusus tingkat Provinsi Papua Barat di kota Wasior. (*/bas)

 

Sumber: Kabartimur.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post